Kejari Jombang Musnahkan Setegah Kilogram Barang Bukti Sabu-sabu

Kejaksaan Negeri Jombang, Jawa Timur memusnahkan hampir setengah kilogram narkotika jenis sabu-sabu, Jumat (19/7/2019).

Kejari Jombang Musnahkan Setegah Kilogram Barang Bukti Sabu-sabu
Surya/Sutono
Pemusnahan barang bukti narkoba jenis pil koplo dan ekstasi yang dilebur ke dalam air di bak plastik. Pemusanahan di halaman Kejari Jombang. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Kejaksaan Negeri Jombang, Jawa Timur memusnahkan hampir setengah kilogram narkotika jenis sabu-sabu, Jumat (19/7/2019).

Pemusnahan di halaman Kantor Kejari setempat ini juga disaksikan oleh Forkopimda setempat dan beberapa pejabat lainya, termasuk Kasat Resnarkoba Polres Jombang.

Selain sabu, dalam kegiatan rutin yang digelar setiap tahun ini, turut dimusnahkan 77.000 lebih pil double L, 400 gram ganja dan 100 butir ekstasi.

Kepala Kejari Jombang Syafiruddin, menjelaskan, ada tren meingkat atas kasus narkoba, sekaligus diikuti peningkatan jumlah barang buktinya.

Terutama pada kasus pelanggaran undang-undang tentang kesehatan, yakni peredaran pil double L atau pil koplo.

Diungkapkanya, jumlah barang bukti yang dimusnahkan kali ini jauh lebih banyak ketimbang tahun sebelumnya, yang hanya berjumlah sekitar 40.000 butir.

Video : Super Tebal, Tiga Ribu Lembar Tugas Akhir Karya Mahasiswa ITS

Kriss Hatta Ungkap Penyebab Ditinggal Hilda Vitria, Hotman Paris Singgung Perubahan dan Pihak Ketiga

Rencana Wali Kota Depok Pasang Lagu di Lampu Merah, Ayu Ting Ting: Asyik Dong Bisa Joget

"Tahun ini jumlahnya hampir dua kali lipat, 77.765 butir dengan jumlah terdakwa yang divonis sebanyak 108 orang. Kalau pelanggar Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 itu ada 62 perkara," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Syafiruddin menambahkan, peningkatan kasus penyalahgunaan obat terlarang ini salah satunya disebabkan oleh faktor wilayah. Di mana Kabupaten Jombang disebut menjadi daerah perlintasan narkotika.

"Informasi dari Polisi Jombang, Jombang ini merupakan perlintasan narkoba. Jadi merambah semua kalangan profesi dan usia mulai. Mulai pelajar, orang dewasa sebagai penggguna dan pengedar pil koplo ini," bebernya kepada Tribunjatim.com.

Pemusnahan barang bukti narkoba dilakukan dengan dua cara. Untuk pil koplo dan ekstasi dengan dilebur ke dalam air di sebuah bak plastik, kemudian diaduk hingga menjadi campur dengan air.

Sedangkan untuk sabu, cara pemusnahannya dengan cara dibakar di dalam sebuah tong.

"Termasuk alat hisap dan alat pendukung lainya, seperti bong kita bakar. Untuk ekstasi kami lebur dari total 100, hanya ada 9 butir karena yang lainya digunakan untuk pemeriksaan di Labfor Polda Jatim," pungkasnya.(Sutono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved