Viral Seorang Profesor Kuliahi Anggota Polantas di Surabaya, Asistennya Ungkap Alasan Marah

Beredar video cekcok antara polisi dan pria paruh baya viral di media sosial dan YouTube.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
tampilan Traffic Board yang sempat jadi sebab percekcokan dalam vidoe tersebut sudah diperbaharui 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Beredar video cekcok antara polisi dan pria paruh baya viral di media sosial dan YouTube.

Insiden dalam yang terekam video berdurasi 2 menit 16 detik itu terjadi di persimpangan Jalan Raya Jemursari, Jemursari, Wonocolo, Surabaya.

Pria paruh baya dalam video singkat tersebut diketahui bernama Sadjijono (66) seorang akademisi yang telah memperoleh gelar profesor dibidang Ilmu Hukum.

TribunJatim.com berkesempatan berbincang dengan Asisten Sudjijono yang bernama Abdul Halmi.

ia menuturkan, perilaku membentak ataupun berkata-kata lantang sebagaimana yang terekam dalam video tersebut, terbilang jarang bahkan nyaris tidak pernah ditunjukkan oleh Sudjono dalam kesehariannya.

“Tapi sebenarnya jiwanya Profesor Sadjijono yang sebenarnya itu bukan seperti itu,” katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Kamis (18/8/2019).

Perilaku yang terkesan meledak-ledak dari Sadjijono dalam video tersebut, ungkap Halim, hanyalah reaksi spontan.

Video Viral Pria Cekcok dengan Polisi di Surabaya, Identitas Sang Profesor Diungkap Asistennya

Naik Sepeda Kayu, Dua Warga Kediri ini Gowes ke Istana Negara, Ingin Bertemu Jokowi

Caleg Nasdem Melaporkan KPU dan Bawaslu Tulungagung ke DKPP, Penyebabnya ini

Lantaran Sadjijono pada malam itu memang sedang terburu-buru untuk mengajar mata kuliah mahasiswa pascasarjana Universitas Bhayangkara (Ubhara).

“Prof itu kan dari polisi, jadi umpanya prof itu memang dalam keadaan darurat, langsung dilampiaskan sama prof,” ujarnya.

“Prof saat itu kan lagi mau ngajar setiap hari di situ (Pascasarjana di Ubhara),” lanjutnya.

Halim menuturkan, jauh-jauh hari sebelum insiden yang terekam kamera itu terjadi, Sadjijono beberapa kali kerap memberi masukan secara langsung pada petugas polisi lalu litnas yang tengah melakukan pegnamanan di persimapangan jalan tersebut.

Seingat Halim, Sadjijono sempat memberikan masukan secara baik-baik kepada polisi yangberjaga di sana pada bulan Januari.

“Sebelumnya udah diingatkan baik-baik. Dulu sekitar bulan Januari petugas di situ juga pernah diberitahu sama prof,” katanya.

Mungkin karena petugas polisi lalu lintas yang berjaga kerap berganti-ganti, lanjut halim, saran dan masukan yang disampaikan Sadjijono belum pernah didengar sama sekali oleh petugas polisi yang ada di dalam rekaman video tesebut.

“Petugas yang diberi tahu Prof disitu udah gak pernah nge-PAM di situ. Nah ada lagi yang ini,” tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved