Eri Cahyadi Belum Buka Suara Soal Pilwali Surabaya, Pengamat : Wajar Saja

Eri Cahyadi sampai kini masih enggan berbicara lugas soal Pilwali Surabaya 2020 mendatang.

Eri Cahyadi Belum Buka Suara Soal Pilwali Surabaya, Pengamat : Wajar Saja
TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Eri Cahyadi menjadi satu di antara nama yang saat ini santer diberitakan menjadi sosok potensial sebagai kandidat Pilwali Surabaya 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kendati namanya santer diberitakan, Eri Cahyadi sampai kini masih enggan berbicara lugas soal Pilwali Surabaya 2020 mendatang.

Eri bahkan sesekali memilih bungkam, dan tak membuka suaranya, meski namanya kian hari muncul menguat di bursa Pilwali Surabaya.

"Saya ini birokrat, masih fokus bekerja," ucap Eri sambil melempar senyum khasnya, saat ditemui di kantornya belum lama ini.

Melihat sikap Eri demikian, pengamat politik dan peneliti SSC, Surokim Abdussalam mengatakan, memang pihaknya sementara ini melihat Eri Cahyadi masih 'berhati-hati' kendati namanya santer disebut salah satu figur pas pengganti Risma.

"Saya melihat pak Eri super hati-hati dalam konteks pilkada ini," ucap Surokim, Sabtu (21/7/2019).

Ia menilai hal itu sangat wajar, mengingat saat ini kepercayaan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini kepada Eri begitu besar untuk mendesain pembangunan Kota Surabaya.

1.200 Bikers Ramaikan Suroboyo Riding Fest Bareng Satlantas Polrestabes Surabaya

Tendangan Bebas Andik Vermansah Buka Keunggulan Tim Tuan Rumah, Skor Sementara Babak Kedua 1-0

Mahfud MD Jadi Saksi Nikah, Ceritakan Mahar Unik yang Diminta Sudjiwo Tedjo ke Mantu: Hampir Diutang

"Jadi wajar kalau masih belum vulgar dan terbuka. Apalagi dalam Pilkada kemampuan membaca arah politik parpol itu paling penting dan menentukan untuk mencipta dan meraih momentum politik jadi wajar kalau beliau berhati hati, apalagi ditambah kepercayaan Bu Risma kian besar kepada beliau jelas faksi-faksi non Risma bisa membaca situasi kian jelas," sambung Surokim.

Surokim melanjutkan, nama Eri Cahyadi untuk saat ini semakin menguat, terlebih Eri termasuk kalangan birokrat techno bervisi enterpreneur, tentunya bisa jadi alternatif kepemimpinan pasca turunnya Risma dari jabatan Wali Kota Surabaya.

"Apalagi Mas Eri termasuk yang potensial jadi bisa ditembak kesana kemari kalau tidak hati-hati," ucap Surokim

"publik tentu berharap lebih, jadi sikap kehati-hatian ini menurut saya plus juga bagus karena arah politik di Surabaya juga tak menentu," tutup Surokim.(Yusron Naufal Putra)

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved