Kurang dari 24 Jam, Penjambret HP di Jombang ini Bisa Diringkus Polisi

Petugas Polsek Diwek, Jombang meringkus pelaku jambret di Jombang, Jawa Timur, dalam waktu singkat, kurang dari 24 jam sejak si jambret beraksi,

Kurang dari 24 Jam, Penjambret HP di Jombang ini Bisa Diringkus Polisi
Surya/Sutono
Jambret yang ditangkap Polsek Diwek, Jombang 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Petugas Polsek Diwek, Jombang meringkus pelaku jambret di Jombang, Jawa Timur, dalam waktu singkat, kurang dari 24 jam sejak si jambret beraksi, Sabtu (20/7/2019).

Pelaku bernama Bagus Dwi Waluyo (23) warga Desa Godong Kecamatan Gudo ini ditangkap setelah sebelumnya merampas HP milik gadis bernama Eka Rahma Gati (19) warga asal Kecamatan Gudo.

Kejadian ini bermula saat korban pada Kamis 18 Juli 2019, sekitar pukul 19.30 Wib tengah berboncengan dengan kerabatnya menggunakan sepeda motor.

Saat melintas di Jalan Raya Desa Jatipelem tanpa disangka korban yang tengah memegang HP ini tiba-tiba dipepet oleh pelaku dan langsung mencoba merebut HP yang ada di tangan korban.

Keduanya sempat terlibat tarik-menarik. Korban berusaha mempertahankan HP dari rampasan pelaku. Namun, usaha itu sia-sia, karena pelaku berhasil membawa kabur HP tersebut. Atas kejadian ini korban akhirnya melapor ke Polsek Diwek.

Digerebek Satpol PP Kota Kediri, Pasangan ini Mengaku Suami Istri, Tapi Tak Punya Surat Nikah

Dukung Jokowi Bentuk Kabinet, Guru Besar Unair Surabaya Beri Nama Kandidat yang Layak

Nunung Ditangkap karena Narkoba Sudah Diprediksi Keluarga Pelawak Polo, Bagai Bom Waktu, Sejak 1998

"Setelah kita lakukan upaya penyelidikan, alhamdulillah tidak sampai 24 jam pelaku dapat kami tangkap dan mengakui semua perbuatannya,” terang Kapolsek Diwek, AKP Bambang Setyo Budi, kepada surya.co.id.

Pelaku kini ditahan di Polsek Diwek untuk kepentingan penyidikan. Petugas terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain.

Dari tangan pelaku, Polisi menyita satu unit sepeda motor merek Honda Beat warna hitam bernomor polisi AG 3436 VAA milik pelaku yang digunakan sebagai sarana menjambret. Selain itu, juga disita sebuah HP sebagai barang buktinya.

"Atas perbuatannya pelaku bisa dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai dengan kekerasan," pungkasnya kepada Tribunjatim.com. (Sutono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved