Bupati Trenggalek Mas Ipin Siap Sambut Delapan Calon Investor di Trenggalek

Pemkab Trenggalek bersiap menyambut kedatangan delapan calon investor yang akan datang ke Trenggalek 26-18 Juli 2019.

Bupati Trenggalek Mas Ipin Siap Sambut Delapan Calon Investor di Trenggalek
AFLAHUL ABIDIN/SURYA
Bupati Trenggalek M Nur Arifin ketika pemaparan lelang investasi di Jakarta, April lalu. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Pemkab Trenggalek bersiap menyambut kedatangan delapan calon investor yang akan datang ke Trenggalek 26-18 Juli 2019. Pematangan kesiapan itu dibahas dalam rapat lintas dinas di Pendopo Kabupaten, Senin (22/7/2019).

Bupati Trenggalek M Nur Arifin mengatakan, persiapan itu membahas soal teknis dan mematangkan lagi hal-hal yang akan ditawarkan ke calon investor.

Delapan calon investor itu berasal dari berbagai bidang usaha. Antara lain, bidang pariwisata, perhotelan, jasa perumahan, argobisnis. Ada juga warga negara asing yang turut dalam tur lelang investasi itu.

Delapan investor tersebut merupakan hasil penjaringan dalam lelang investasi Bupati Trenggalek di acara Jakarta Marketing Week 2019 di Jakarta, April lalu.

“Pesawat para investor mendarat di Surabaya Jumat siang. Kemudian rombongan langsung bergeser ke Pondok Prigi, di sana saya nanti presentasi. Esoknya fokus eskplorasi di kawasan Watulimo,” kata Mas Ipin, sapaan akrabnya kepada Tribunjatim.com.

Bus Rombongan Ziarah Diseruduk Truk Tronton Rem Blong di Lamongan, 24 Korban Dirawat di Rumah Sakit

Perilaku Laki-laki Seks Laki di Tulungagung Makin Mengkhawatirkan, Pola Asuh Yang Salah

Di kawasan Watulimo, potensi yang diandalkan adalah pariwisatan, perhotelan, dan perikanan. Watulimo dianggap daerah yang paling siap dan mudah dijangkau untuk pengembangan investasi. Ini terbukti dari data kunjungan wisatawan yang mayoritas menuju ke daerah itu.

Malam harinya, para pengusaha akan diajak untuk bertemu para pelaku usaha mikro kecil menengah di Galery Gumilang.
Setelah hari itu, rombongan mengeksplorasi kawasan Dilem Wilis dan tengah kota. Dilem Wilis yang status lahannya bakal diubah menjadi Hak Pengelolaan Lahan (HPL) memungkinkan untuk dikerjasamakan dengan pihak swasta.

“Siang setelah itu kami diskusi untuk dealing, jika ada beberapa pertanyaan lain yang perlu diekplorasi, kami bahas lagi. Kalau ada rencana aksi, kami sepakati dalam pertemuan itu,” ungkapnya kepada Tribunjatim.com
.

Mas Ipin menargetkan, akan ada satu atau dua investor yang bisa menenamkan modal di Trenggalek dalam kegiatan tersebut. (aflahul abidin/Tribunjatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved