Dindik Kota Malang Masih Studi Kelayakan Soal Wacana Pendirian SMPN Baru, Ini Lokasi yang Dibidik

Kadindik Kota Malang menyatakan masih melakukan studi kelayakan kecil-kecilan terkait wacana pendirian SMPN baru.

SURYA/SYLVIANITA WIDYAWATI
Zubaidah (berkerudung kuning dekat walikota), Kadindik Kota Malang saat di SDN Kauman 1 Kota Malang di hari pertama sekolah, Senin (15/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Zubaidah, Kadindik Kota Malang menyatakan masih melakukan studi kelayakan kecil-kecilan terkait wacana pendirian SMPN baru.

Belum sampai pada tahap mengambil keputusan. Salah satu daerah yang disurvei adalan kawasan Baran yang dekat kampung topeng Desaku Menanti, Kecamatan Kedungkandang.

"Tapi di sana potensinya ya kecil karena penduduknya tak begitu banyak meski ada perumahan. Memang untuk SMPN jauh darimana-mana," kata Zubaidah pada wartawan seusai menghadiri kegiatan seminar pendidikan di Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, Senin (22/7/2019).

SMPN 1 Tulungagung Tambah Pagu Pasca PPDB 2019, Siswa yang Gagal Zonasi Jadi Lolos Atas Usul Dindik

Lokasinya agak jauh terpencil meski ada akses jalan namun tidak dilewati angkutan umum.

Di sana memang sudah ada MI. Sedang di Kecamatan Kedungkandang ada empat SMPN namun berjauhan.

Ada SMPN 21, 27, 10 dan 23. Sedang lokasi kedua yang disurvei adalah sebuah lapangan di Kecamatan Sukun. Ini juga belum diputuskan.

Sedang di Polehan memang ada tiga SDN yang memungkinkan dimerger.

Ada Penyegelan SMPN 3 Tanggul Jember, Murid Baru Terpaksa Pakai Aula Bekas Untuk Pengenalan Sekolah

Satu SDN bisa jadi satu SMPN namun statusnya mungkin menjadi satap (satu atap) karena jadi satu lokasi dimana ada SDN dan mungkin SMPN.

Tapi sebelum memutuskan, Dindik akan studi kelayakan melibatkan sejumlah pihak.

Tujuannya agar tidak salah dalam mengambil langkah.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved