Liga Indonesia

Ditahan Imbang 1-1 Tira Persikabo, Pelatih Persebaya Djanur Akui Lini Depan Ada Bermasalah

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman akui chemistry pemain depan Persebaya sedikit ada masalah saat Persebaya ditahan imbang 1-1 Tira Persikabo,

Ditahan Imbang 1-1 Tira Persikabo, Pelatih Persebaya Djanur Akui Lini Depan Ada Bermasalah
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Pemain Persebaya Surabaya, Ruben Sanadi berebut bola dengan Pemain Tira Persikabo, Rifad Marasabessy pada laga Persebaya vs Tira Persikabo di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (21/7/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman akui chemistry pemain depan Persebaya sedikit ada masalah saat Persebaya ditahan imbang 1-1 Tira Persikabo, laga pekan ke-10 Liga 1 2019, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (21/7/2019) malam.

Empat pemain depan yang diturunkan pada laga ini, menurut Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman  belum begitu saling memahami.

Akibatnya kata Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, sering terjadi salah umpan sehingga sering kehilangan peluang dengan mudah.

Babak Pertama, lini depan, Djanur turunkan Amido Balde bersama di dukung dua sayap lincah, Damian Lizio dan Irfan Jaya.

Babak kedua Djanur lakukan perubahan dengan masukkan Osvaldo Haay dan Manuchehr Jalilov.

Jokowi Sebut Anak Tak Tertarik Politik, Gibran Sindir Rencana Pencalonan Kaesang: Dia Gak Mau Jujur

Perilaku Laki-laki Seks Laki di Tulungagung Makin Mengkhawatirkan, Pola Asuh Yang Salah

Nunung Bom Waktu yang Meledak, Cerita Keluarga Polo Soal Primadona Srimulat: Tahu Semua Belangnya

Damian Lizio yang semula bermain di sayap bergerser di posisi utamanya sebagai gelandang dengan masukkan Jalilov.

“Banyaknya peluang tercipta dan hilang bola di depan juga karena itu, kami akui kurang chemistry antara Jalilov, Osvaldo, dan Balde,” terang Djanur.

Termasuk gol balasan dari Tira Persikabo yang terjadi di menit 64 oleh Wawan Hendrawan, Djanur tengarai karena lemahnya chemistry pemain depan.

“Gol balasan dari counter attack ketika Osvaldo dan Balde salah pengertian. Itu akan diperbaiki dterus dalam latihan,” tegas pelatih asal Jawa Barat tersebut.

Di sisi lain, kurang agresifnya sisi sayap pada laga ini dibandingkan laga sebelumnya yang bisa banyak ciptakan peluang, Danur menilai itu tidak lepas dari penampilan impresif pergerakan sayap dari Tira Persikabo.

“Kami akui wing mereka, kerjasama Abduh dan Wawan luar biasa kali ini, terutama babak pertama. Irfan (Jaya) juga agak kwalahan menjaga mereka, sehingga aksi kedepan kurang kali ini, karena dia fokus menjaga overlapping dari Abduh,” pungkas Djanur.

Ditahan imbang Tira Persikabo memperpanjang rekor negatif Persebaya empat laga terakhir puasa kemenangan.

Imbang 2-2 jamu Barito Putera, kalah 2-1 dari PSS Sleman dan PSM Makassar, terakhir ditahan imbang 1-1 Tira Persikabo.

Catatan ini menjadi modal negatif laga Persebaya selanjutnya saat sambangi markas Semen Padang, Minggu (28/7/2019). (amn/Tribunjatim.com)

Penulis: Khairul Amin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved