Marak Ujaran Kebencian di Medsos, KPU Kota Malang Gencarkan Pendidikan Demokrasi ke Pemilih Muda

Menurut Ketua KPU Kota Malang Aminah Asminingtyas, pendidikan demokrasi ke pemilih muda sejalan maraknya ujaran kebencian di medsos.

Marak Ujaran Kebencian di Medsos, KPU Kota Malang Gencarkan Pendidikan Demokrasi ke Pemilih Muda
Tribun Kaltim
ilustrasi ujaran kebencian 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang Aminah Asminingtyas mengatakan perlu dikuatkannya pendidikan demokrasi kepada pemilih.

Aminah menjelakan hal itu saat ditanya wartawan terkait maraknya ujaran kebencian di media sosial yang menjamur sepanjang Pemilu 2019.

KPU Kota Malang, kata Aminah telah menggencarkan sosialisai pendidikan demokrasi, terutama kepada pemilih pemula.

Hal itu telah lama dilakukan oleh KPU Kota Malang.

Selamatkan 53 Aset, Kejaksaan Negeri Kota Malang: Diserahkan atau Pidana, Nggak Ada yang Ngelawan

Bahkan, KPU Kota Malang juga menyasar ke kalangan komunitas yang ada di Kota Malang.

“Kalau itu kami menyosialisasikannya lewat pendidikan pemilih di komunitas. Kami sasar ke semua komunitas di Kota Malang. Komunitas perempuan, pemuda, hingga agama,” ujar Aminah, Senin (22/7/2019).

Aminah mengatakan, pendidikan demokrasi akan melahirkan literasi politik.

Ketika masyarakat telah terbuka akan politik, maka ‘keriuhan’ yang terjadi di sosial media seperti yang terjadi saat Pemilu 2019 bisa ditekan jumlahnya.

Tangkal Radikalisme di Malang, Polisi Gandeng Mantan Teroris Bom Bali - Dijanjikan 70 bidadari

Kata Aminah, KPU Kota Malang sendiri terus berupaya melakukan pendidikan kepada pemilih.

Meskipun pemilihan tidak berlangsung.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved