Tak Kapok, Residivis Sabu Asal Kabupaten Pasuruan Kembali Berulah, Polisi Sebut Baru Keluar Penjara

Warga Dusun Klataan, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan ini diamankan karena peredaran narkoba.

Tak Kapok, Residivis Sabu Asal Kabupaten Pasuruan Kembali Berulah, Polisi Sebut Baru Keluar Penjara
Residivis sabu asal Pasuruan kembali diamankan polisi karena kasus narkoba. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Wali, seolah tak kapok mendekam di sel penjara. Baru saja keluar dari penjara, Wali kembali berulah. Kini, ia pria berusia 45 tahun ini mendekam di sel tahanan Polres Pasuruan untuk kasus yang sama.

Warga Dusun Klataan, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan ini diamankan karena peredaran narkoba. Sebelumnya, ia ditangkap karena kasus narkoba di tahun 2014.

Saat itu, ia divonis 4 tahun 6 bulan. Dan baru saja keluar, penyakitnya kambuh. Ia kembali mengedarkan narkoba jenis sabu. Dalam penangkapan kali ini, polisi berhasil mengamankan sabu sebanyak 4,69 gram.

Aksi Lincah Tarjo, Anjing Pitbull yang Tangkap Dua Teroris Bersama TNI di Pasuruan

KBO Satreskoba Polres Pasuruan Iptu Agus Purnomo menjelaskan, tersangka ditangkap di sebuah rumah yang ada di kawasan Perum Oma Indah Kapuk, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo.

Tersangka ditangkap saat perjalanan mengirim pesanan sebanyak 25 poket sabu-sabu. Ia tak menyangka, polisi ternyata mengetahui akal - akalannya.

Sakera Jempol Kabupaten Pasuruan Raih Penghargaan sebagai Inovasi Publik Terbaik Nasional

Sabu-sabu dikemas dalam 25 plastik kecil dengan berat bervariasi. Ada yang 0,34 gram ada pula yang 0,25 gram.
Petugas juga mengamankan timbangan elektrik, botol plastik dan sejumlah barang bukti lainnya.

“Tersangka ini pemain lama. Ia sering berpindah-pindah. Bahkan cenderung memilih tidur di luar rumahnya, seperti di ladang. Dan ia pun tak jera, sampai sekarang pun menjual sabu - sabu,” katanya.

Dalam hal ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini. Kejaksaan masih menyelidiki kemungkinan pergerakan tersangka di tempat lain.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved