Kejaksaan Tinggi Jatim Beberkan Trik Jitu Selamatkan Aset Negara, 'Fokus Momen Pindah Tangan Aset'

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sukses selamatkan aset Pemkot Surabaya, mulai aset Yayasan Kas Pembangunan, Gelora Pancasila, Jalan Upa Jiwa dan lainnya

Kejaksaan Tinggi Jatim Beberkan Trik Jitu Selamatkan Aset Negara, 'Fokus Momen Pindah Tangan Aset'
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Aspidsus Kejati Jatim Didik Farkhan Alisyahdi - Memberikan pernyataan terkait kasus PT YEKAPE, Sabtu (13/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sukses menyelamatkan aset Pemkot Surabaya, mulai aset Yayasan Kas Pembangunan (YKP), Gelora Pancasila, Jalan Upa Jiwa, Jalan Kenari dan masih banyak lagi.

Akan sulit melupakan aksi Kejaksaan Tinggi Jatim yang sukses  mengembalikan aset negara dengan nilai fantastis Rp 5 Triliun lebih

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bahkan mengapresiasi capaian tersebut. 

"Bahkan Bu Gubernur mengatakan dirinya saat menjadi Menteri Sosial itu satu saja susah," ucap Aspidsus Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi.

(Wali Kota Risma Mendadak Panas Dingin di Kejaksaan Tinggi Jatim, Aset YKP Rp 10 T Pindah Tangan)

Efek sampingya, kini dia menerima banjir laporan penyelamatan aset. 

"Setelah berhasil terbongkar aset-aset itu dan telah dikembalikan sekarang banyak yang melapor, banyak yang antri," ucap Didik saat ditemui pada Senin, (22/7/2019). 

Didik mengungkapkan kunci keberhasilannya mengembalikan aset itu, ada pada 'momen perpindahan penanggung jawaban aset'.

Menurutnya, pasti ada tindakan-tindakan melawan hukum pada momen tersebut. Karena Iitu Kejaksaan Tinggi betul-betul mempelajarinya secara teliti.

"Kalau hanya  mengikuti irama dalam persidangan perdata peluangnya kecil. Aset pindah itu ada karakteristiknya. Itu yang harus digunakan minimal ada tindak pidananya," terangnya. 

Dia pun mencontohkan aset pemkot yang kini dikuasai oleh pihak SD Ketabang, Surabaya.

Untuk menerbitkan Hak Guna Bangunan (HGB) itu harus ada surat keterangan penguasaan fisik.

"Siapa yang mengeluarkan? Sekolah siapa yang mengeluarkan fisik. Pasti ada yang melawan hukum ada sengketa nah itu kami cari," terangnya. 

(Selamatkan 53 Aset, Kejaksaan Negeri Kota Malang: Diserahkan atau Pidana, Nggak Ada yang Ngelawan)

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved