Meski Minim, Kekerasan Fisik Terhadap Anak Masih Membayangi Trenggalek

Kekerasan fisik terhadap anak di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, cenderung meningkat.

Meski Minim, Kekerasan Fisik Terhadap Anak Masih Membayangi Trenggalek
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK – Kekerasan fisik terhadap anak di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, cenderung meningkat.

Data Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Trenggalek mencatat, ada sembilan kasus yang tertangani selama enam bulan terakhir.

Jumlah itu lebih banyak dibanding kasus serupa sepanjang 2018, yakni lima kasus.

“Itu data yang kami himpun dan dilaporkan ke kami. Bukan berarti dari data itu, jumlah kekerasan fisik terhadap anak di Trenggalek hanya sekian,” kata Sekretaris Dinsos P3A Trenggalek, Hasnawati, Selasa (23/7/2019).

Kisah Sukses Bisnis Camilan Trenggalek Jamur Mantan, Olah Permainan Kata PHP Buat Branding Produk

Hasil Babak Pertama Japan Open 2019 di Hari Perdana, 7 Wakil Indonesia Melaju ke Babak Kedua

Sembilan anak itu merupakan korban kekerasan yang dilakukan oleh sesama anak dan orang dewasa.

Sementara itu, ada dua anak yang berhadapan dengan hukum dalam enam bulan terakhir.

Total keseluruhan, 38 kasus tercatat untuk kasus kekerasan berbagai jenis yang berkaitan dengan anak dalam rentang yang sama.

Sementara pada 2018, jumlah total mencapai 86 kasus.

Menurut Hasnawati, kasus terbanyak sebenarnya untuk jenis penelantaran, yakni 15 kasus pada tahun ini.

Namun, sebagaian besar tentang pemenuhan hak sipil yang tak terpenuhi.

Ekspektasi Tinggi Publik pada Timnas U-19 Indonesia di Piala AFF 2019 Tak Membebani Fakhri Husaini

Tampil Apik Kalahkan Wakil Taiwan, Fajar/Rian Tembus Babak Kedua Japan Open 2019

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved