Tidak Tamat SMP, Gigih Mewujudkan Mimpi Jadi Kunci Founder Handmadeshoessby Membangun Usaha

Handmadeshoessby merupakan toko grosir online dan offline yang cukup besar di Surabaya.

Tidak Tamat SMP, Gigih Mewujudkan Mimpi Jadi Kunci Founder Handmadeshoessby Membangun Usaha
ISTIMEWA/TRIBUN JATIM
Delta Hesti Candra Pratiwi, Founder Handmadeshoessby 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Handmadeshoessby merupakan toko grosir online dan offline yang cukup besar di Surabaya. Founder Handmadeshoessby, Delta Hesti Candra Pratiwi mengungkap, setiap hari ada 7000 tas dan sepatu yang diproduksi dan dijualnya.

Dibalik suksesnya Handmadeshoessby, Hesti ternyata menyimpan pengalaman masa lalu yang sulit. Siapa sangka, ternyata ia hanyalah seorang tamatan Sekolah Dasar.

"Karena Handmadeshoes kelihatan sukses besar, orang bilang wajar, karena saya anak orang kaya atau suami yang dari dulu sudah kaya. Padahal sebenarnya nggak begitu," ujar Hesti, sapaan akrabnya.

Clearence Sale Informa Royal Plaza Surabaya, Bisa Dapat Furniture Hingga Elektronik Harga Miring

Ia bercerita, masalah keluarga dan ekonominya membuatnya hanya mampu sampai pada tingkat sekolah dasar. Sejak kecil, Hesti sudah bekerja, mulai jadi pengamen sampai loper koran.

Ayahnya adalag seorang preman yang hobi mabuk dan main judi. Sang ayah bahkan sampai punya utang ratusan juta kepada rentenir.

Hutang-hutang ayahnya ini, menurut Hesti tak mampu ditebus oleh sang ibu yang bekerja seadanya.

"Saya sekolah SD itu usia delapan tahun. Terus sekolah SMP nggak kuat, karena teman-teman nggak ada yang mau dekat dengan saya karena tahu saya ini pengamen, loper koran, gitu. Akhirnya saya bilang ke ibu, saya nggak usah sekolah. Saya kerja saja," ungkapnya.

Gelar Clearence Sale di Royal Plaza Surabaya, Informa Berikan Diskon Up To 70 Persen pada Pelanggan

Tak dapat mengandalkan ijazah SD, Hesti sempat melakoni beberapa pekerjaan dengan bantuan orang-orang yang dikenalnya.

Ia pernah bekerja sebagai tukang kerajinan tangan di salah satu yayasan di Surabaya, menjadi petugas kebersihan, terakhir ia bekerja sebagai spg di Tunjungan Plaza saat berusia 18 tahun.

Halaman
12
Penulis: Hefty Suud
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved