Colliers International Indonesia Sebut Perkembangan Pasar Properti di Surabaya Sedang Positif

Colliers International Indonesia menggelar acara pelaporan property market area Surabaya, Rabu (24/7/2019).

Colliers International Indonesia Sebut Perkembangan Pasar Properti di Surabaya Sedang Positif
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Ferry Salanto selaku Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia saat meparkan Perkembangan Pasar Perkantoran di Surabaya, Rabu (24/7/2019) di Hotel Four Points Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Colliers International Indonesia menggelar acara pelaporan property market area Surabaya, Rabu (24/7/2019).

Acara tersebut dilaksanakan di Clove Room Four Points Hotel Surabaya, Jalan Embong Malang 25-31 Tunjungan Plaza 4 Surabaya.

Pada acara tersebut, pihak Colliers membeberkan data laporan terbaru market property di Surabaya dan Jakarta.

Bank dan Asuransi Jadi Pendorong Kuat Meningkatnya Sektor Perkantoran di Surabaya, Apa Akibatnya?

Pembahasannya meliputi sektor perkantoran, apartemen, ritel, dan hotel.

Research Services Colliers International Indonesia, Ferry Salanto menjelaskan, selama semester 1 2019, pasar properti mengalami perubahan.

Khususnya di Surabaya, momen tertentu seperti Bulan Ramadan turut menjadi faktor adanya perubahan aktivitas.

"Bulan puasa berdampak atas menurunnya aktivitas sewa kamar hotel. Kemudian tiket pesawat yang naik menyebabkan tingkat hunian pun turun," kata Ferry Salanto saat menghadiri acara, Rabu (24/7/2019).

Harris Hotel Surabaya Akan Datangkan Musisi Jaz dari Perancis Voyager 4, Catat Tanggal dan Jamnya!

Meski begitu Ferry menjelaskan, perkembangan properti di Surabaya semakin meningkat.

"Pada periode yang sama di tahun 2018 terdapat 12.984 pasok hunian kamar, sedangkan di 2019 ini tercata sudah ada 15.122. Angka tersebut menunjukkan peningkatan pertumbuhan sebesar 16,5 persen. Pada semester pertama 2019 ini juga sudah ada 196 hunian kamar baru di Kota Surabaya," kata Ferry.

Peningkatan tersebut didukung adanya perkembangan area industri di luar Kota Surabaya.

"Karena area industri di luar kota Surabaya berkembang dan akses semakin mudah, maka hotel di Surabaya mendapatkan keuntungan dari berkembangnya sektor industri di kotal lain," jelas dia.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved