Colliers Nilai Situasi Politik Pemilu 2019, Jadi Faktor Turunnya Pembelian Apartemen di Surabaya

Colliers Nilai Situasi Politik Pemilu 2019, Jadi Faktor Turunnya Pembelian Apartemen di Surabaya.

Colliers Nilai Situasi Politik Pemilu 2019, Jadi Faktor Turunnya Pembelian Apartemen di Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
(kanan ke kiri) Ferry Salanto selaku Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia dan Sutrisno Rachmadi selaku Senior Associate Director Office Services Colliers International Indonesia saat hadir di acara pelaporan property market area Surabaya, Rabu (24/7/2019) di Hotel Four Points Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pesta Demokrasi Pemilu 2019 menjadi faktor melambatnya investasi apartemen di Surabaya.

Seperti diungkapkan Senior Associate Director Research Services Colliers International Indonesia Ferry Salanto, tingkat permintaan apartemen cenderung pasif dan tidak bergerak sejak semester kedua 2018 hingga semester pertama 2019.

"Dalam kurun waktu Juni 2018-Juni 2019 ini permintaan apartemen di Surabaya cenderung stagnan dan bahkan tidak bergerak," kata Ferry saat mengisi acara di Four Points Hotel Surabaya, Rabu (24/7/2019).

Puluhan Korban Penipuan Investasi Tanah Datangi Polresta Sidoarjo, Minta Polisi Selidiki Lahan

Penampakan Apartemen Mewah Hotman Paris untuk Hadiah Anaknya, Felicia Putri, Termahal di Indonesia

Mengintip Apartemen BTS Senilai Rp 92 Miliar di Daerah Hannam The Hill, Kompleks Termahal Korsel

Menurutnya, yang menjadi faktor berhentinya permintaan apartemen ini karena situasi politik di Indonesia dan daerah yang sedang memanas.

Faktor politik menjelang pemilu dikatakannya mempengaruhi investor untuk menunda pembelian apartemen.

"Hal tersebut tentu berdampak langsung pada agregat penurunan permintaan apartemen selama kurun waktu dua semester," jelas Ferry.

Meski begitu, Ferry menjelaskan tingkat hunian apartemen servis di wilayah Surabaya Barat menunjukkan hasil yang tidak terlalu memprihatinkan.

Dari data yang dihimpun TribunJatim.com dari Colliers International Indonesia menunjukkan hunian servis apartemen di Surabaya Barat naik cukup tinggi.

"Kenaikan harga rata-rata apartemen pada semester I, 2019 yaitu sebesar 2,1% HOH atau 3,2% YOY," jelas Ferry dalam materinya.

Dalam segi harga, ferry menjelaskan kenaikannya lebih dipengaruhi oleh keberlanjutan konstruksi proyek-proyek apartemen.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved