Gunung Panderman Terbakar, Area yang Dilalap Api Diperkirakan Meluas, Tidak Jadi Ada Hujan Buatan

Sebagian area di gunung Panderman Kota Batu dilaporkan terbakar pada Senin (22/7/2019) malam hingga Selasa (23/7/2019) sore.

Gunung Panderman Terbakar, Area yang Dilalap Api Diperkirakan Meluas, Tidak Jadi Ada Hujan Buatan
ISTIMEWA
Pemadaman yang dilakukan tim BPBD dan tim gabungan di hutan gunung Panderman, Senin (22/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BATU -  Sebagian area di gunung Panderman Kota Batu dilaporkan terbakar pada Senin (22/7/2019) malam hingga Selasa (23/7/2019) sore.

Pada awalnya, petugas memperkirakan ada 60 hektar laha Gunung Panderman yang terbakar. Namun menjelang sore, area lahan yang terbakar dilaporkan meluas hingga 5 hektare.

Hal itu dikarenakan ada titik-titik area yang terbakar tidak bisa dijangkau oleh tim. Awal kebakaran terjadi di petak 227, diperkirakan meluas sampai ke petak 213.

Rabu pagi, tim gabungan yang terdiri dari tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kota Batu bersama Perhutani Malang, Polres Batu, TNI, Lembaga Masyarakat Daerah Hutan (LMDH), Mahasiswa, berangkat kembali untuk memadamkan api.

(Kebakaran Hutan Gunung Panderman, Tim Kesulitan Padamkan Api karena Lereng Terjal dan Bebatuan)

Tim dibagi menjadi tiga, tim pertama melakukan pemadaman di Parang Putih, tim kedua di Bon Klerek, dan tim ketiga di Bon Tutup.

Sempat diupayakan untuk menggunakan hujan buatan untuk pemadaman, namun akhirnya ide itu tidak dilaksanakan karena dirasa tidak perlu.

Hal itu dikatakan Wali Kota Batu Dewanto Rumpoko saat meninjau lokasi posko di Jalibar, Desa Oro-oro Ombo.

"Tidak perlu menggunakan hujan buatan. Karena kami sempat meminta bantuan kepada TNI AU untuk membuat hujan buatan. Kita doakan saja, pemadaman selesai, dan api tidak meluas," kata Dewanti Rumpoko pada Selasa (23/7/2019).

Keberangkatan tim gabungan dari daerah Jalibar,dibarengi warga yang berangkat dari Posko Pendakian Desa Pesanggrahan.

Tim melakukan pembuatan sekat bakar sepanjang kurang lebih 200 meter dan lebar 3 meter.

Halaman
123
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved