Selecta di Kota Batu Disebut Tempat Wisata Pemberdayaan Masyarakat, Sebagian Sahamnya Milik Warga

Taman Rekreasi Selecta merupakan salah satu tempat wisata yang sebagian sahamnya dimiliki oleh masyarakat sekitar.

SURYA.CO.ID/SANY EKA PUTRI
Taman bunga di Taman Rekreasi Selecta, Desa Tulungrejo, kota Batu. Di taman bunga ini ads jenis bunga Hortensia dan Bunga Sylvia. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Taman Rekreasi Selecta merupakan salah satu tempat wisata yang sebagian sahamnya dimiliki oleh masyarakat sekitar.

Hal itu dikarenakan saat awal pertama didirikannya tempat rekreasi ini, tidak memiliki modal. Padahal harus membayar ke warga Belanda untuk ganti rugi.

Dengan begitu, tempat rekreasi ini menjadi tempat wisata pemberdayaan masyarakatnya. Direktur Utama PT Selecta Samuel Rusdi, mengatakan dari 140 karyawan hampir 90 persennya memiliki saham di Selecta.

Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu Masih Jadi Tujuan Wisata Keluarga Selama Musim Libur Lebaran

Ada 5000 lembar saham, 1110 saham dimiliki masyarakat Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. "Ya waktu itu memang harus membayar ganti rugi ke Belanda, lalu karena tidak ada modal, kami melibatkan masyarakat sekitar," kata Samuel.

Dengan begitu PT Selecta juga membantu perekonomian masyarakat di sekitar tempat wisata. Namun, pihaknya juga mengakui jika sebagian ada pemilik yang asal Jakarta. Hal itu dikarenakan warga Kota Batu ada yang pindah tempat tinggal.

Pembagian saham itu dibagi setiap tahunnya, yang diperoleh dari pendapatan dari PT Selecta. "Selain itu sebagian karyawan kami juga dari warga sekitar. Kami juga turut membantu perekonomian warga. Secara bergantian juga kami adakan family gathering untuk karyawan kami," ungkapnya.

Jadi Jujukan Wisatawan, Pasar Selecta Kota Batu Bakal Direnovasi

Salah satu pemilik saham di PT Selecta, Wibowo mengatakan setiap tahunnya hasil perolehan yang didapatkan setiap tahunnya berbeda. Terkadang mencapai Rp 1,2 juta, terkadang mendapatkan Rp 840 ribu. Menyesuaikan hasil keuntungan yang didapat setiap tahunnya.

"Memang sangat membantu masyarakat sekitar dengan kepemilikan saham ini. Beberapa waktu lalu ada masyarakat yang dulunya warga Desa Tulungrejo, lalu menjual sahamnya. Jika jual beli saham itu dilakukan, maka harus ada ijab qabul kepemilikan saham yang terbaru," ungkapnya.

Dikatakannya setiap orang ada yang memiliki lebih dari satu saham. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Batu Imam Suryono menambahkan Taman Rekreasi Selecta merupakan salah satu tempat wisata yang bisa memberdayakan masyarakat sekitar.

Bahkan pihak Pemkot sangat mendukung tempat wisata yang bisa memberdayakan masyarakat dan menambah perekonomian. "Sangat mendukung, jika bisa semua tempat wisata seperti itu. Tidak melibatkan pihak ketiga, tetapi betul-betul murni dari masyarakat," kata Imam.

Tetapi, tetap mengutamakan warga Kota Batu. Ke depan, akan ada imbauan kepada tempat wisata agar bisa memberdayakan masyarakat untuk mengembangkan potensi wisata.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved