Wali Kota Risma Marah Besar sampai Kecewa Lurah Lidah Kulon Surabaya Pungli, Langsung Dipecat

Lurah Lidah Kulon Surabaya dipecat dari jabatannya lantaran terbukti melakukan pungli. Wali Kota Risma pun marah besar

Wali Kota Risma Marah Besar sampai Kecewa Lurah Lidah Kulon Surabaya Pungli, Langsung Dipecat
Tribun Bali
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ancaman Wali Kota Tri Rismaharini soal pemecatan pejabat Pemkot Surabaya yang lakukan pungutan liar (pungli) telah terbukti.

Lurah Lidah Kulon Surabaya yang berinisial BS ini dipecat lantaran terbukti melakukan praktik pungli.

BS terbukti melakukan praktik pungli terkait sertifikat tanah dan melanggar ketentuan PP 53 tahun 2010, dan dijatuhi hukuman disiplin berat.

Kabag Humas Pemkot Surabaya, M Fikser mengatakan, setelah dilakukan proses pendalaman oleh Inspektorat, Lurah Lidah Kulon itu telah dicopot dari jabatannya per 22 Juli 2019.

Pesan Wali Kota Risma ke Jajaran Pemkot Surabaya saat Rotasi dan Lantik Pejabat, Bahas Jangan Pungli

"Yang bersangkutan memang salah berat, ditemukan pelanggaran berat makanya sudah dipecat sejak 22 Juli kemarin. SK-nya sudah diterima langsung, pemecatan," ucap Fikser saat dikonfirmasi dari Surabaya, Rabu (24/7/2019).

Menurut Fikser, sejak SK itu diturunkan, Lurah Lidah Kulon itu telah dipecat dari ASN di lingkungan Pemkot Surabaya.

Fikser melanjutkan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini marah besar dan kecewa lantaran Lurah Lidah Kulon Surabaya itu terbukti lakukan pungli, sebuah tindakan haram yang sering disampaikan Wali Kota Risma dalam banyak kesempatan.

Wali Kota Risma Ancam Copot Pejabat Pemkot Surabaya, Jika Ketahuan Pungli: Kurang, Keluar dari ASN

"Apalagi sudah pernah diingatkan, beliau pasti marah dan kecewa, sehingga proses pemecatan itu dilakukan," lanjut Fikser.

Beberapa waktu lalu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, mewanti-wanti jajarannya hingga tingkatan paling bawah, untuk melayani warga Surabaya dengan sebaik mungkin.

Risma, begitu sapaannya, mengancam akan mencopot siapa saja ASN yang terbukti melakukan pungli dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

"Karena semua akan saya pertanggungjawabkan di hadapan Tuhan, tapi kalau saudara langgar, itu bukan tanggung jawab saya lagi, dan akan saya proses. Saya mencoba memberikan kesejahteraan yang lebih baik. Kalau kurang cukup, keluar saja dari PNS," ucap Wali Kota Risma saat melantik puluhan pejabat di lingkungan Pemkot, Senin (15/7/2019).

Mendikbud Pantau PPDB Gandeng KPK, Tim Saber Pungli dan Ombudsman Antisipasi Jual Beli Bangku

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved