Tim Saber Pungli Tangkap Tangan Lurah Lidah Kulon di Depot Makan, Jerat Pungli PTSL Capai Rp 35 Juta

Tim Saber Pungli Tangkap Tangan Lurah Lidah Kulon di Depot Makan, Jerat Pungli PTSL Capai Rp 35 Juta.

Tim Saber Pungli Tangkap Tangan Lurah Lidah Kulon di Depot Makan, Jerat Pungli PTSL Capai Rp 35 Juta
Istimewa
Ilustrasi PNS 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Yustisi Saber Pungli menangkap Lurah Lidah Kulon Surabaya Budi Santoso atas dugaan praktik pungutan liar (Pungli) pembuatan Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Kamis (18/7/2019).

Budi Santoso ditangkap setelah menerima sejumlah uang dari pihak pemilik tanah di sebuah depot di kawasan Simpang Darmo Permai Selatan.

Wali Kota Risma Marah Besar sampai Kecewa Lurah Lidah Kulon Surabaya Pungli, Langsung Dipecat

Buntut Risma Marah Besar soal Lurah Lidah Kulon Ketangkap Pungli, Kumpulkan Seluruh Lurah

Uang yang diterima Budi diduga merupakan pungli atas pengurusan PTSL

Dari tangan Budi Santoso, Polisi mengamankan sejumlah uang senilai Rp 35 Juta.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menuturkan, pihaknya bergerak untuk melakukan operasi tangkap tangan (OTT) tersebut, setelah memperoleh informasi dari pihak korban.

“Itukan informasinya, kami bergerak gabungan dengan Tim Saber Pungli terkait adanya dugaan pemerasan pengurusan sertifikat,” katanya saat dihubungi Tribunjatim.com, Rabu (24/7/2019).

Budi diduga melakukan pungli dengan menarik biaya lebih mahal atas pengurusan PTSL.

“Sertifikat itu kan sudah jadi, dan menurut ketentuan biaya negara hanya berapa gitu, eh itu dimintai (pelaku) Rp 100 Juta,” ungkapnya.

Si pemilik tanah yang merasa dirugikan dengan penarikkan biaya pengurusan PTSL itu, lanjut Suamiran, melapor pada pihak berwajib.

“Tentu kami memperoleh laporan dari Korban. Korbannya ya si pemilik sertifikat itu,” ujarnya.

Namun, dikarenakan nominalnya terbilang kecil, ungkap Sudamiran, kasus tersebut dilimpahkan ke Inspektorat Pemkot Surabaya.

 “Kami OTT setelah itu, karena bukti relatif kecil dalam gelar perkara, antar Kejaksaan dan Tim Yustisi saber pungli memutuskan penanganannya diserahkan ke inspektorat,” ungkapnya.

“Kami sudah serahkan ke inspektorat, langsung saja konfirmasi ke sana,’ tandasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved