ABG yang Trek-Trekan di Atas Kuburan di Kabupaten Pasuruan Kini Dikembalikan ke Orang Tuanya

Kedua remaja yang ditangkap karena aksinya berkendara sepeda motor di atas Tempat Pemakaman Umum dikembalikan ke orang tuanya.

ABG yang Trek-Trekan di Atas Kuburan di Kabupaten Pasuruan Kini Dikembalikan ke Orang Tuanya
SURYA/GALIH LINTARTIKA
dua remaja di Pasuruan minta maaf didampingi Anggota Polsek Grati Pasuruan. Keduanya viral seusai videonya trek-trekan di tanah makam viral di media sosial 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Kedua remaja yang ditangkap karena aksinya berkendara sepeda motor di atas Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Kebonrejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan akhirnya dikembalikan ke orang tuanya.

Mereka adalah KM (13) dan MZ (12). Keduanya merupakan remaja warga Desa Kebonrejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Keduanya sempat diamankan di Polsek Grati karena kasus bermain sepeda motor di makam.

Keduanya dikembalikan ke orang tuanya.

VIRAL VIDEO ABG Trek-Trekan Naik Motor di Atas Makam, Polisi Bongkar Sosok Pelaku dan Ahli Kuburnya

Mereka akan dibina oleh orang tuanya. Kasus ini dinyatakan selesai setelah kedua remaja ini membuat surat pernyataan dan menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak, khususnya warga Pasuruan dan sekitarnya.

"Mereka mengaku kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu. Setelah itu, dari Forpimka dan sejumlah tokoh di Grati memutuskan agar mereka dikembalikan ke orang tua, tapi dengan catatan," kata Kapolsek Grati AKP Suyitno.

Kapolsek menjelaskan, catatan itu berupa janji kedua remaja ini yang tidak akan mengulanginya kembali.

Semisal di kemudian hari, ditemukan dan terbukti mengulangi perbuatan itu kembali, maka akan ada konsekusi yang harus dipertanggung jawabkan.

"Mereka ini masih anak - anak. Niatnya mereka hanya bercanda saja. Tidak lebih. Hanya untuk lucu - lucuan saja. Jadi tidak ada alasan lain selain hanya untuk bercanda," jelasnya.

Viral Video Remaja Trek-Trekan di Atas Makam, Polisi Ungkap Pelaku dan Motifnya, Berujung Minta Maaf

Kasubaghumas Polres Pasuruan Kota AKP Endy menjelaskan, dalam pemeriksaan, kedua remaja memang mengakui hanya untuk lucu - lucuan, tidak lebih dari itu. Tapi, niat untuk merekam dan menyebar luaskannya memang ada.

"Jadi kronologis kejadian, kedua remaja ini baru saja membersihkan makam. Setelah selesai membersihkan makam, keduanya lantas bermain sepeda di atas makam.temannya disuruh merekam," jelasnya.

Ditambahkan Endy, video itu direkam sekira bulan April kemarin atau seminggu sebelum memasuki bulan ramadlan. Dan baru saja diposting kemarin.

"Kedua remaja ini tak menyangka Video itu akan viral. Keduanya menyesal dan mengakui kesalahannya atas perbuatan yang tidak terpuji itu," paparnya.

Ia memastikan, situasi dan kondisi di lokasi kejadian kembali normal. Sebelumnya, kamtibmas sempat memanas, karena banyak warga yang geram dengan kedua remaja ini yang tidak bertoleransi dengan baik. "Semuanya sudah normal," pungkas dia. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved