Fransiska Sri Setyowati Ajak Asah Motorik dan Imajinasi Anak dengan Kerajinan Mozaik Berbahan Perca

Fransiska Sri Setyowati, hari ini, Kamis (25/7/2019) mengadakan workshop mozaik berbahan kain perca batik.

Fransiska Sri Setyowati Ajak Asah Motorik dan Imajinasi Anak dengan Kerajinan Mozaik Berbahan Perca
SURYA.CO.ID/SUGIHARTO
Sejumlah peserta menyusun kain percah menjadi sebuah gambar yang digelar di atrium oval Ciputra World Surabaya, Kamis (26/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Fransiska Sri Setyowati, hari ini, Kamis (25/7/2019) mengadakan workshop mozaik berbahan kain perca batik.

Kegiatan yang berlangsug di Oval Atrium Ciputra World Surabaya (CWS) Mall itu, diikuti oleh 35 perserta, mulai usia 17 tahun.

"Kerajinan ini sebenarnya salah satu cara supaya anak-anak nggak terfokus pada gadget terus. Mereka harus punya life skill," ujar Fransiska.

Manfaatkan Kain Perca Batik, Fransiska Sri Setyowati Adakan Workshop Membuat Kerajinan Mozaik

Kegiatan itu pun, bermanfaat untuk mengasah daya imaginasi dan motorik anak-anak. Sebab, dalam kerajinan mozaik, anak-anak bertugas memotong dan menempel kain perca sesuai pola gambar.

"Jadi sebenarnya sejak usia delapan tahun, anak-anak sudah bisa diajarkan membuat kerajinan ini," ujar Fransiska.

Lanjutnya, alat dan bahan untuk membuat kerajinan mozaik berbahan perca juga sangat mudah didapat.

Alat yang diperlukam hanya gunting dan sponge. Sementara bahan untuk membuatnya, tentu saja kain perca, lem rajawali, dan cat air.

Desainer Surabaya Yeny Ries Luncurkan Busana Ready To Wear Ala Korea yang Sesuai Orang Indonesia

Untuk pemula, ia menyarankan menggunakan gambar-gambar berpola besar. Apabila sudah terbiasa, bisa mulai membuat mozaik berbahan perca pada gambar berpola sempit.

Dalam workshop tersebut, ia menggunakan kain perca batik. Pertama, karena saat ini batik sedang menjadi trend fashion, sehingga sisa kain batik juga akan menjadi limbah.

"Daripada kain perca batik itu dibuang, kan lebih baik dijadikan kerajinan. Dengan dikreasikan jadi mozaik, kan hasilnya bisa menjadi hiasan dinding, bisa jadi kartu ucapan, atau kado juga," papar Fransiska..

Selain itu, motif kain batik menurutnya lebih mudah disusun. Apabila motifnya bertabrakan pun, tetap akan tampak indah.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved