Kabupaten Trenggalek Dapat Restu Jadi Bagian Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Bidang Kebudayaan

Kabupaten Trenggalek mengklaim telah mendapat restu untuk mendeklarasikan diri menjadi bagian dari Keraton Ngayogyokarta Hadiningrat Bidang Kebudayaan

Kabupaten Trenggalek Dapat Restu Jadi Bagian Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Bidang Kebudayaan
ISTIMEWA
Sri Sultan Hemengkubuwono X bersama Bupati Trenggalek M Nur Arifin, Kamis (25/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Kabupaten Trenggalek mengklaim telah mendapat restu untuk mendeklarasikan diri menjadi bagian dari Keraton Ngayogyokarta Hadiningrat di Bidang Kebudayaan.

Restu itu didapat ketika Bupati Trenggalek M Nur Arifin berkunjung ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kamis (25/7/2019). Kunjungan Bupati diterima oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X di Gedung Gedhong Wilis.

“Ngarso dalem sudah memberikan lampu hijau bahwsanya Trenggalek mendeklarasikan diri menjadi bagian dari Keraton Yogyakarta terkait dengan kebudayaan,” kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Hati Bupati Mas Ipin Mantap Tolak Maju Pilwali Surabaya 2020, Pilih Fokus Majukan Trenggalek

Pada Hari Jadi Trenggalek 31 Agustus mendatang, kata dia, pihak keraton akan mengirim orang yang mengerti tata laksana upacara adat yang benar.

Duta yang dikirim itu bakal membantu prosesi adat yang akan dilakukan di Trenggalek.

Dalam jangka panjang, Mas Ipin berharap sinergi bisa dilanjutkan. Misalnya, bagaimana agar arsitektur yang ada di Yogjakarta bisa diakomodir di Trenggalek.

Ia bilang, pemerintah selama ini telah membangun infrastruktur dari poros Yogjakarta, Trenggalek, hingga Malang.

“Kalau pemerintah sudah membangun infrastruktur triliunan, kalau tidak dimanfaatkan untuk pariwisata dan budaya, maka kami melakukan kesalahan,” tambah Mas Ipin.

Larung Sembonyo di Trenggalek, Nelayan Prigi Lepas Tumpeng Berhias Janur Kuning di Tengah Laut

Ia juga mengklaim, pihak keraton telah memberi akses penuh kepada Trenggalek untuk mensinergikan kegiatan di sana.

Hal itu memang menjadi salah satu tujuan utama kunjungan tersebut, yakni mengembangkan potensi budaya.

"saya kira nanti akan ada tindak lanjut, karena bagaimanapun kita bicara mengenai budaya. Sehingga mempunyai sejarah panjang, Jogja dengan wilayah Jawa Timur bagian Selatan utamanya daerah Mataraman," tandas Sri Sultan Hemengkubuwono X, dikutip dari siaran tertulis yang dikirim Humas Pemkab Trenggalek.

(aflahul abidin)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved