Napi Rutan Kangean Ini Bisa Keluyuran Jemput Istri di Sumenep, Diduga Gunakan Mobil Petugas Rutan

Napi Rutan Kangean Ini Bisa Keluyuran Jemput Istri di Sumenep, Diduga Gunakan Mobil Petugas Rutan.

Napi Rutan Kangean Ini Bisa Keluyuran Jemput Istri di Sumenep, Diduga Gunakan Mobil Petugas Rutan
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Asmuni (memakai jaket), napi Rutan Cabang Sumenep di Kecamatan Arjasa atau Pulau Kangean saat diamankan oleh petugas 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Asmuni, salah satu napi Rutan Kecamatan Arjasa alias Pulau Kangean, Sumenep Madura diduga bebas keluar masuk penjara.

Informasi tersebut sudah diketahui sejumlah warga pulau kangean yang membawa mobil pribadi hendak menjemput istrinya, tepatnya di Pelabuhan Batu Guluk, Pulau Kangean.

Kekagetan Polisi Lihat Napi Rutan Pulau Kangean Keluyuran Pakai Mobil di Sumenep, Diciduk & Ditahan

DPRD Jatim: Sumenep Punya 38 Pulau Kecil Berpenghuni, Pelabuhannya Memprihatinkan

Ini Daftar 50 Anggota DPRD Sumenep yang Baru, Sumpahnya akan Segera Diambil

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan bahwa pada hari Rabu, 24 Juli 2019 anggota Polsek Arjasa/Pulau Kangean melaksanakan giat pengamanan KM. Perintis 51 di Pelabuhan Batu Guluk, sekitar pukul 07.00 WIB.

Ternyata kata Widiarti petugas melihat tersangka Asmuni yang merupakan narapidana dari kasus narkoba itu sedang berada di parkiran pelabuhan sendirian menggunakan mobil pribadi.

"AS diamankan anggota Polsek di Parkiran Pelabuhan Batu Guluk sedang menjemput istri dan iparnya,” kata Widiarti. Kamis (25/07/2019).

Menurutnya, saat di interogasi oleh petugas Asmuni itu mengaku sedang menjemput istri dan bersama iparnya. Dari itulah petugas melakukan penggeledahan di dalam mobil yang digunakan, tapi sayang tidak ditemukan barang bukti Narkoba.

Widiarti menyampaikan jika Asmuni menjemput istrinya dengan menggunakan mobil pribadi yang diduga milik petugas Rutan setempat atas nama inisial ML.

"Tersangka bersama istri dan iparnya dibawa ke Polsek Kangean dan diserahkan kembali ke Rutan yang diterim oleh Moh. Lilla, salah satu petugas Rutan," katanya.

Kepala Rutan Kangean Sugiantoro membenarkan saat dikonfirmasi bahwa Asmuni merupakan warga Binaan Rutan Kangean yang sudah menjalani hukuman 2 tahun 8 bulan dari masa hukuman 9 tahun yang harus dijalaninya.

"Iya benar, makanya ini masih dikonfirmasi. Saya juga tidak tahu petugas sana itu keluar ada apa gitu,” kata Kepala Rutan Kangean Sugiantoro.

Sugiantoro mengatakan, untuk pemberitahuan napi keluar dari rutan itu cukup disampaikan ke pejabat yang ada di tempat, tapi ia mengaku saat ini sedang ada diluar Kangean.

"Cukup ke pejabat, kan saya ada diluar kalau ada saya disana ya ke saya," jelasnya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved