Sidang Kasus Pembakaran Polsek Tambelangan Dilaksanakan di Surabaya, Khawatir Picu Keributan

Sidang kasus pembakaran Polsek Tambelangan Sampang, yang harusnya digelar di Sampang disebut akan dilaksanakan di Surabaya

Sidang Kasus Pembakaran Polsek Tambelangan Dilaksanakan di Surabaya, Khawatir Picu Keributan
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kondisi Kantor Polsek Tambelangan Pasca Pembakaran. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sidang kasus pembakaran Polsek Tambelangan Sampang disebut akan digelar di Surabaya.

Sidang yang harusnya digelar di Madura itu diputuskan untuk dilaksanakan di Surabaya sebagai tindakan keamanan.

Hal ini sesuai dengan yang disampaikan Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Asep Maryono.

Menurut Asep maryono, bila sidang tetap dilaksanakan di Sampang, disinyalir akan memicu keributan.

(Ada 29 Pelaku Pembakaran Mapolsek Tambelangan Sampang, 18 Orang Jadi DPO Polda Jatim)

Hal itu berdasarkan pantauan dari intelijen. Pihaknya sudah mengajukan pemindahan lokasi sidang ke Mahkamah Agung (MA). 

"Kami khawatir nanti akan ada conflict of interest jika sidang digelar di Sampang," terangnya, Kamis, (25/7/2019). 

Setidaknya ada sembilan tersangka dalam kasus ini.

Mereka adalah Satiri, Bukhori alias Tebur, Abdul Rahim, Abdul Khodir Alhadad, Hadi, Supandi, Hasan, Ali dan Zainal.  Mereka  berasal dari Sampang.

Para tersangka ini dijerat dengan pasal berlapis seperti pasal 200 KUHP tentang pengrusakan fasilitas umum. Pasal 187 KUHP tentang pembakaran serta pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved