Breaking News:

Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Jombang Muncul Lagi, Dindik Disebut Temukan Kejanggalan

Kasus dugaan penggunaan ijazah palsu oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Jombang kembali mengemuka setelah dilaporkan lagi oleh LSM FRMJ

Penulis: Sutono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
SURYA/Sutono
Tanda terima laporan kasus dugaan ijazah palsu oknum anggota DPRD Jombang, ke Polda Jatim. (sutono) 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Sebuah kasus yang sudah lama tenggelam, mendadak mengemuka.

Kasus tersebut yakni dugaan penggunaan ijazah oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Jombang.

Kasus ini kembali mengemuka menyusul dilaporkannya kasus tersebut ke Polda Jatim, Kamis (25/7/2019).

Ijazah yang diduga palsu itu berupa ijazah Paket C (setara SMA), diduga digunakan sang oknumsaat mendaftar sebagai caleg pada Pileg 2014 lima tahun lalu.

(Fakta-fakta Qomar Ditangkap Polisi Akibat Dugaan Ijazah Palsu, Terbongkar Saat Akan Mewisuda)

Pelapornya adalah Lembaga Swadaya Masyarakat Jombang  (LSM) Forum Rembug Masyarakat Jombang  (FRMJ).

Pelaporan ke Polda Jatim ini dilakukan lantaran proses hukum kasus itu mandek di Polres Jombang sejak 5 tahun silam.

Ketua LSM FRMJ, Joko Fattah Rochim menilai banyak kejanggalan dalam perolehan ijazah paket C  yang diterbitkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Cendekia Flamboyan.

Pusat Kegiatan Belajar Mengajar itu ada di Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur tersebut .

Melalui laporan pengaduan masyarakat Nomor 280/FRMJ/JBG/VII/2019, FRMJ bertekad mengawal dituntaskannya kasus dugaan ijazah palsu ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved