Breaking News:

Masalah yang Timbul Akibat Hutan Terbakar di Kota Batu, Rantai Makanan Putus & Debit Air Berkurang

Masalah yang Timbul Akibat Hutan Terbakar di Kota Batu, Rantai Makanan Putus & Debit Air Berkurang.

SURYA/SANY EKA PUTRI
tim BPBD dan tim gabungan memadamkan api sampai Kamis (25/7) dini hari 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Kebakaran hutan di Gunung Panderman Kota Batu menimbulkan banyak permasalahan.

Seperti rantai makanan akan terputus, debit sumber mata air akan berkurang. Seperti yang diketahui jumlah lahan yang terbakar ada 70 hektare.

Supervisor Wisata Perhutani Malang Nanang Wahadi mengatakan semisal rantai makanan ular makan katak dan tikus akan hilang.

Intip Serunya Kelompok 44 KKN UMM Malang Bikin Mural di Sumber Hening Desa Bantur, Kabupaten Malang

Sejak Tahun 90-an Benih Jeruk Bebas Penyakit Kota Batu Tak Pernah Lepas dari Uji Laboratorium

PMK Kota Batu Ungkap Penyebab Kebakaran Rumah, Api Lilin Menjalar ke Kamar Karena Buku Berserakan

"Itu dampak yang paling terlihat. Sewaktu pemadaman api di hutan tidak ada hewan apapun di sana. Tidak ada yang mati, kemungkinan mereka migrasi," kata Nanang, Jumat (26/7).

Menurutnya yang terlihat lagi adalah debit air berkurang. Karena tidak ada pohon yang bisa menyimpan simpanan air. Hal itu yang sangat diantisipasi oleh pihak Perhutani.

Mencegah terjadinya hutan gundul, agar tetap ada oksigen. "Banyak dampaknya pasca kebakaran hutan, nah yang kami perbuat saat ini adalah edukasi ke masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, sampai hari ini kondisi kebakaran hutan dari lokasi di bawah Curah Banteng sampai Puncak Gunung Panderman, nihil titik api.

Kasi Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Batu Achmad Choirur Rohim mengatakan masih ada titik api di ketinggian 2011 mdpl. Pemadaman secara manual telah dilakukan dan titik api sudah terkondisikan.

"Tim sudah menuju lokasi untuk pemadaman. Kalaupun sudah betul-betul padam tetap kami menuju lokasi. Untuk menimbun bekas terbakar. Agar dipastikan api-api betul padam," kata Rohim.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved