Perkembangan Bisnis pada 5 Tahun Mendatang Diprediksi O2O, Pakar: Harga Kompetitif Jadi Faktornya

Pakar menyebut, dalam perkembangan dunia bisnis pada lima tahun mendatang diprediksi akan semakin mengarah O2O.

Perkembangan Bisnis pada 5 Tahun Mendatang Diprediksi O2O, Pakar: Harga Kompetitif Jadi Faktornya
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Pakar Marketing dan Inovasi Dr Sandy Wahyudi sekaligus Founder of Connectpedia saat memberikan sambutan di acara pembukaan Pujasera Bisnis 2019 di Hotel Garden Palace, Jumat (26/7/2019) Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pakar Marketing dan Inovasi Dr Sandy Wahyudi menyebut, dalam perkembangannya, dunia bisnis pada lima tahun mendatang diprediksi akan semakin mengarah ke O2O (online to offline).

Menurutnya, peralihan konsumen online ke offline ini dipicu lantaran banyak masyarakat yang mencari harga lebih kompetitif dengan penggunaan yang mudah.

Maka dari itu, muncullah aplikasi-aplikasi yang memberikan layanan praktis dan fleksibel.

Media Online Jadi Alat Pemasaran di Kalangan Pengusaha Kecil hingga Besar, Ini Penjelasan Pakar

"Inovasi bisnis O2O berbasis aplikasi ini nantinya tergolong sebagai disruptive technology yang akan mengganggu kemapanan teknologi atau sistem sebelumnya. Yang kita kenal sebagai marketplace umumnya," katanya di sela acara Pujasera Bisnis Jilid 2 di Hotel Garden Palace Surabaya, Jumat (26/7/2019).

Sandy mengatakan, pada dasarnya konsep O2O di Indonesia bukanlah sesuatu hal baru meski ada istilah baru yang muncul dengan definisi sama.

"Sebab, O2O ini mencakup jasa yang dibeli secara online namun dikonsumsi oleh konsumen atau masyarakat secara offline," katanya.

Kisah Sukses Bisnis Camilan Trenggalek Jamur Mantan, Olah Permainan Kata PHP Buat Branding Produk

Sandy mencontohkan layanan daily deals. Saat ini, kata dia, adopsi O2O memang masing sangat terbatas di Indonesia.

Akan tetapi dengan pesatnya pertumbuhan industri e-commerce, menurut Sandy, ada potensi adopsi O2O yang sedikit tersingkap.

"Kita bisa lihat dari hasil kerja sama antara Tokopedia dengan Indomaret. Di mana konsep O2O ini memiliki potensi besar pada industri e-commerce," pungkasnya.

Peluang di Dunia Hiburan & Konser Semakin Prospektif, Han’s Entertain Ramaikan Bisnis Tata Suara

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved