Ratusan Ribu Ton Garam Mengendap di PT Garam Sejak tahun Lalu, Tunggu Penetapan Harga Pemerintah

220 ribu ton garam masih mengendap di gudang milik PT Garam Kalianget, Sumenep Madura pada Kamis (25/7/2019).

Ratusan Ribu Ton Garam Mengendap di PT Garam Sejak tahun Lalu, Tunggu Penetapan Harga Pemerintah
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Khofifah meninjau lahan garam petani di Desa Apaan Kecamatan Pengarengan Kabupaten Sampang, Senin (22/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - 220 ribu ton garam masih mengendap di gudang milik PT Garam Kalianget, Sumenep Madura pada Kamis (25/7/2019).

Sekretaris PT. Garam, Hario Junianto menyebut, ratusan ribu garam ini merupakan serapan panen garam tahun lalu yang masih belum diolah hingga kini.

Menurut Hario, hasil serapan stok garam rakyat musim lalu masih tersisa sebanyak 120 ribu ton.

Ditambah sisa produksi PT. Garam itu sendiri sebanyak 70 ribu ton. Kamis (25/7/2019).

(Petani Garam di Tuban Sambat Bandingkan Harga Garam Tahun Lalu Vs Sekarang Anjlok: Kita Ingin Stabil)

"Sekitar 30 ribu ton musim ini PT Garam sudah produksi, akibatnya garam yang masih tersimpan, baik garam rakyat maupun hasil produksi sendiri sekitar 220 ribu ton,” paparnya.

Mengendapnya ratusan ton garam di tempat gudang itu, merupakan akibat dari harga pasar sekarang belum memungkinkan bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu menjual garam.

"Waktu melakukan penyerapan garam rakyat tahun lalu, harga garam itu sekitar Rp 1.200 hingga 1.300 rupiah per kilo. Sekarang harganya anjlok hingga di bawah Rp 700 ribu per ton," katanya.

Sementara untuk menentukan harga garam katanya menjadi kewenangan pemerintah, dan tidak bisa serta merta. Tapi harus menunggu ketetapan dari pemerintah.

"Terkait harga itu bukan hanya kewenangan PT. Garam, ya," kata pria yang memakai kacamata itu.

Reporter: TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

(Garam Lokal Hanya Dihargai Rp 400 Perkilogram, Petani Garam Kabupaten Tuban: Ini Memberatkan)

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved