Pemkab Gresik Dikejar Waktu Terkait Kantor UPT Uji Kir, Terancam Kehilangan Pendapatan

Pemkab Gresik dikejar waktu untuk segera memiliki gedung Uji Kir baru. Sebab, gedung uji kir lama telah dibongkar pemprov Jatim.

Pemkab Gresik Dikejar Waktu Terkait Kantor UPT Uji Kir, Terancam Kehilangan Pendapatan
Willy Abraham/Tribunjatim
UPT Uji Kir lama Dishub Gresik Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Sabtu (27/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pemkab Gresik dikejar waktu untuk segera memiliki gedung Uji Kir baru. Sebab, gedung uji kir lama telah dibongkar pemprov Jatim. Hal ini membuat Pemkab terancam kehilangan pendapatan sebesar 2 miliar per tahun.

Pemprov Jatim rencananya akan membangun kantor Samsat baru di lokasi gedung Uji Kir di Jalan Dr. Wahidin Sudirouso, Kecamatan Kebomas.

Sebelumnya, persoalan gedung uji kir ini sudah diperingatkan oleh Komisi III DPRD Gresik agar Pemkab segera menyelesaikan gedung uji kir di Kecamatan Cerme. Namun kenyataannya hingga kini belum juga terealisasi.

Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widyana menegaskan, jika keadaan sudah seperti ini, mau tidak mau Pemkab harus bekerja cepat. Sebab, selain berpengaruh pada pelayanan uji kir ke masyarakat juga akan berdampak pada acaman kehilangan pendapatan daerah sebesar Rp 2 milliar per tahun.

Pada perubahan APBD 2019 ini pihaknya memberikan Rp 2,3 milliar untuk melanjutkan proyek gedung uji kir. Dengan rincian, Rp 2 milliar untuk pengurukan dan Rp 300 juta untuk perencanaan.

Tuduh Pengemis Ambil Uangnya, Pria Ini Tusuk Korban Saat Ngopi di Warkop Tuban

Asyik Nyabu, Pedagang dan Petani di Bangkalan Digrebek Polisi

Pengurus Baru GP Ansor Ngingas Waru Sidoarjo Periode 2019 - 2021 Dilantik, Ini Harapannya

“Padahal sudah diuruk, tapi berhenti," tegasnya kepada Tribunjatim.com.

Pihaknya meminta pemkab kerja cepat. Apabila perencanaan bisa selesai sebelum pembahasan KUA-PPAS APBD 2020 maka pembangunan bisa dianggarkan.

"Awal tahun 2020 nanti proyek bisa dimulai dan 2021 kantor uji kir baru sudah jadi dan bisa digunakan melayani masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Gresik Nanang Setiawan membenarkan saat rapat bersama Badan Anggaran ada rencana tersebut. Pembangunan nantinya akan diserahkan ke Dinas PU.

"Pengurukan perencanaan harus selesai tahun ini, semoga bisa sesuai rencana," ujar Nanang.

Sementara itu, pihaknya masih menunggu jawaban dari Gubernur terkait perpanjangan penggunaan tempat uji kir di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved