Bacakades Sembayat Gresik Datangi DPRD Ngotot Pilkades Serentak Ditunda, Penyebabnya ini

Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak kurang dari dua hari. Namun, persoalan masih belum usai. Bakal calon kepala desa (Bacakades) Sembayat Gresik

Bacakades Sembayat Gresik Datangi DPRD Ngotot Pilkades Serentak Ditunda, Penyebabnya ini
Willy Abraham/Tribunjatim
Suasana hearing Saudji bersama pendukungnya dengan pimpinan DPRD Gresik, Senin (29/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak kurang dari dua hari. Namun, persoalan masih belum usai. Bakal calon kepala desa (Bacakades) Sembayat Kabupaten Gresik, Saudji kembali mendatangi gedung dewan.

Kendati sudah mengajukan gugatan uji materiil atau judicial review ke Mahkamah Agung (MA) dan melakukan gugatan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pada panitia Pilkades Sembayat Kecamatan Manyar, tetapi bakal Saudji bersama pendukungnya ngluruk ke dewan, Senin (29/07/2019).

“Tidak ada laporan secara tertulis. Kita mendadak diminta rapat bersama pimpinan dewan,” ujar Anggota Komisi I, Syaiful Fuad.

Pimpinan dewan bersama Komisi I DPRD Gresik akhirnya menggelar hearing mendadak terkait permintaan Saudji agar pelaksanaan pilkades di Sembayat ditunda.

“Menghormati proses hukum, saya meminta Pilkades Sembayat ditunda dulu karena sedang ada gugatan,” tegas Saudji kepada Tribunjatim.com.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Qolib mengakui permintaan Saudji terbilang masuk akal. Menurutnya, dalam Perda 8 tahun 2018 memang ada ketentuan larangan napi korupsi mencalonkan diri.

Namun ada kelemahan, yaitu dalam persyaratan panitia tidak mencantumkan bagaimana membuktikannya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim menjelaskan pihaknya akan bergegas menyampaikan persoalan ini kepada Pemkab Gresik.

Mengingat pelaksanaan tinggal hitungan jari. Terkait keputusan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada eksekutif.

Wanita Berkendara Sendirian Jadi Sasaran Duo Pejambret Surabaya, Sabet Tas hingga Korban Tewas

Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Dzulhijjah Jelang Idul Adha 2019, Simak Keutamaan dan Doa Niatnya!

Habis Menjambret Tas Korban Hingga Meninggal di Surabaya, Penjambret Ini Tersungkur Ditembak Polisi

“Resiko hukum menjadi tanggungjawab pemerintah dan panitia," paparnya kepada Tribunjatim.com.

Terpisah, Bupati Sambari Halim Radianto saat ditemui wartawan di gedung DPRD Gresik mengatakan proses pilkades di 264 desa ini sudah memasuki tahap akhir.

Secara terpisah, Bupati Sambari Halim Radianto mengatakan prosesi pilkades di 264 desa ini sudah memasuki tahap akhir. Sambari menyatakan Pilkades tetap lanjut, apalagi waktu pelaksanaan tinggal satu hari.

Terkait Pilkades Sembayat yang sedang ramai, orang nomor satu di Kota Pudak itu menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum.

"Tentang gugat menggugat itu haknya dia. Tentang keputusannya bergantung hukum yang menuntunkan," tutupnya. (wil/Tribunjatim.com)

 

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved