Kelola Sampah TPST 3R di Sampang Masih Amburadul, Karena Petugas Masih Bingung Cara Operasikan

Kelola Sampah TPST 3R di Sampang Masih Amburadul, Karena Petugas Masih Bingung Cara Operasikan.

Kelola Sampah TPST 3R di Sampang Masih Amburadul, Karena Petugas Masih Bingung Cara Operasikan
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kondisi TPS 3R di Pulau Mandangin Kecamatan/Kabupaten Sampang, Senin (29/7/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Salah satu cara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang dalam mengelola sampah yaitu dengan menyediakan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Reuse Reduce dan Recycle (TPST 3R).

Namun, TPS 3R di Pulau Mandangin Kecamatan/Kabupaten Sampang sering kosong dikarenakan petugasnya masih bingung cara mengoperasikannya.

15 Kabupaten di Jatim Berstatus Siaga Darurat Kekeringan, Sampang Jadi Daerah Paling Kering

BPN Kabupaten Sampang Targetkan Pengukuran Lahan Stadion Sampang Selesai dalam Waktu Satu Minggu

Sampang Alami Dua Kali Kebakaran Lahan Gambut, Api Berasa dari Warga Bakar-bakar Daun

Kabid Kebersihan dan Persampahan DLH Sampang Syarifuddin mengatakan bahwa dalam beberapa minggu ini petugas TPST 3R di pulau Mandangin sering ke DLH Sampang.

"Petugas TPS 3R di Pulau Mandangin dalam minggu kemarin itu sering bolak balik ke DLH Sampang untuk belajar," ujarnya kepada TribunMadura.com, Senin (29/7/2019).

Kemudian ia menjelaskan bahwa hal yang belum dipahami oleh petugas TPS 3R di pulau Mandangin merupakan bagaimana pengelolaan administrasi sampah, bank sampah dan yang lainnya.

"Karena sebelumnya hanya sebatas mengangkut sampah milik warga," jelasnya.

Lanjut Syarifuddin bahwa karena masih baru di operasikan di bulan Mei jadi masih belum ada mengenai pembukuan terkait administrasi sampah.

Pembelajaran yang diberikan oleh pihaknya merupakan terkait sampah organik dan nonorganik serta bank sampah yang masuk harus di timbang dan dicatat.

Diketahui, TPS 3R yang berada di pulau Mandangi hanya satu dan petugas yang mengelolanya ada dua orang.

"Mereka selama ini rajin bekerja, kami sering pantau melalui komunitas dan grup WA yang sudah kita bentuk," paparnya.

Kemudian Syarifuddin berharap agar kedepannya di pulau Mandangin bisa terbebas dari sampah.

"Disana juga ada bank sampah semoga sampah bisa di kelolah dan bernilai ekonomis," harapnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved