Mengaku Sempat Kaji 'Larangan Plastik Sekali Pakai di Jatim', Gubernur Khofifah: Berat di Warga

Membuat aturan larangan penggunaan plastik sekali pakai sempat dikaji Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk bisa diterapkan di Jawa Timur.

Mengaku Sempat Kaji 'Larangan Plastik Sekali Pakai di Jatim', Gubernur Khofifah: Berat di Warga
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan enam perusahaan melakukan penandatangan MoU Adopsi Sungai Brantas di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, di Kota Probolinggo, Minggu (28/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOOLINGGO - Membuat aturan larangan penggunaan plastik sekali pakai sempat dikaji Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk bisa diterapkan di Jawa Timur.

Bahkan pihaknya sempat mengkaji regulasi tersebut dan didiskusikan dengan sejumlah gubernur yang lain di Indonesia.

Hasilnya, menurut Gubernur Khofifah, penerapan regulasi itu disinyalir akan berat bagi masyarakat.

Menurut Gubernur Khofifah, langkah yang lebih baik untuk dilakukan saat ini adalah menggalakkan gerakan reduksi penggunaan plastik sekali pakai ke masyarakat.

(Gubernur Khofifah Berencana Datangkan Teknologi Pengolahan Sampah jadi Bahan Bernilai Ekspor)

Gerakan ini harus dijadikan habit dalam kehidupan sehari-hari.

"Saya sudah diskusi dengan beberapa gubernur yang sedang melakukan penjajakan perda plastik sekali pakai. Ternyata penerapan aturan itu masih harus di exercize," kata Gubernur Khofifah.

Sejumlah gubernur yang ia ajak diskusi tersebut menurutnya adalah kepala daerah yang wilayahnya memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi.

"Saya komunikasikan ke sejumlah kepala daerah yang sedang melakukan penjajakan aturan tentang plastik sekali pakai, ternyata juga banyak yang masih belum confident," ucap Gubernur Khofifah.

"Maka yang dilakukan adalah penjajakan mengajak masyarakat untuk mereduksi penggunaan plastik sekali pakai," tegasnya.

Salah satu yang paling sederhana adalah menggunakan tumbler.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved