Pemkab Jember Buka Seleksi Tunjangan Kehormatan Bagi Penghafal Al-Quran 30 Juz

Pemerintah Kabupaten Jember bakal memberikan tunjangan kehormatan bagi huffadz (penghafal) 30 juz Al Qu’an.

Pemkab Jember Buka Seleksi Tunjangan Kehormatan Bagi Penghafal Al-Quran 30 Juz
SURYA/SRI WAHYUNIK
Wabup jember hadiri pemberian tunjangan kehormatan bagi penghafal alquran 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemerintah Kabupaten Jember bakal memberikan tunjangan kehormatan bagi huffadz (penghafal) 30 juz Al Qu’an.

Kabar ini disampaikan oleh Kepala Bagian Bina Mental Sekretariat Kabupaten Jember Bambang Saputro di Pendapa Wahyawibhawagraha, Jember, Senin (29/7/2019).

“Ibu Bupati Jember Faida menyatakan bagi huffadz yang tidak lolos seleksi program Jawa Timur ini akan diakomodir melalui program serupa yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember,” katanya kepada Tribunjatim.com.

Menurutnya, saat ini Bagian Bina Mental bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar seleksi huffadz untuk ikut Program Tunjangan Kehormatan Huffadz Provinsi Jawa Timur tahun 2019.

Sebanyak 21 huffadz asal Jember ikut dalam seleksi program ini. Mereka akan diseleksi untuk mengisi kuota program sebanyak sembilan orang.

Karena kuota untuk Jember yang sangat terbatas itu, lanjut Bambang, Bupati Faida ingin menunjukkan komitmen kepada para penghafal Al Quran di Bumi Pandhalungan dengan memberikan tunjangan kehormatan, namun versi Jember.

Liga 1, Persela vs Borneo FC: Wasit Beri Penalti Borneo Saat Kiper Persela Belum Tiba, Fans Berang

Viral Akibat Pura-pura Wafat Demi Bisa ke Sampang, Pria Ini Bersimpuh Minta Maaf ke Kiai Ponpes

Wanita Korban Pembacokan di Waru Ditinggal Suaminya Mudik ke Sampang Madura

Lebih jauh Bambang menjelaskan, sembilan huffadz yang lolos seleksi nantinya akan mendapatkan tunjangan sebesar Rp 150 ribu per bulan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, 21 huffadz yang saat ini mengikuti seleksi berasal dari berbagai lembaga pendidikan Al Quran yang ada di Kabupaten Jember.

21 orang ini sebelumnya telah memenuhi syarat untuk ikut seleksi yakni penduduk Jawa Timur yang ditunjukkan dengan KTP elektronik asli, pengajar Al Quran di lembaga pendidikan, hafal Al Quran 30 juz, dan berusia 22 tahun.

“Program ini tentunya, akan membantu dan memberdayakan serta menambah semangat para huffadz,” tambah Bambang kepada Tribunjatim.com.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved