Kronologi Lengkap Pembunuhan Juragan Mebel Pamekasan, Korban Utang Pembuatan Pagar Rumah Baru

Polres Pamekasan menggelar reka ulang kasus pembunuhan disertai perampokan yang menimpa Amir Hud Al Katiri (56) juragan mebel yang tewas tragis

Kronologi Lengkap Pembunuhan Juragan Mebel Pamekasan, Korban Utang Pembuatan Pagar Rumah Baru
SURYA/MUCHSIN RASJID
Rumah korban, sekaligus tempat penyimpanan mebel miliknya, tempat korban dirampok dan dibunuh, Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota, Pamekasan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Muchsin Rasjid

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN -  Polres Pamekasan menggelar reka ulang kasus pembunuhan disertai perampokan yang menimpa Amir Hud Al Katiri (56).

Warga Jl Peayaman, Kelurahan Parteker, Kecamatan Kota Pamekasan, itu ditemukan tewas mengenaskan pada Senin (1/7/2019) lalu, sekitar pukul 14.00.

Reka ulang baru dilaksanakan pada hari ini karena Polres Pamekasan menunggu barang bukti dua ponsel milik Amir, yang kini ada di Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya di Polda Jatim.

Adapun 3 pelaku yang diamankan, yakni Mirza (38), warga Jl Sersan Mesrul, Pamekaan; serta Faruq dan Yanto, warga Banyuates, Sampang.

(Kasus Pembunuhan Pengusaha Mebel Pamekasan Terungkap, 3 Pelaku Ditangkap)

Terungkap, pelaku utama ialah Mirza, dibantu tersangka Faruk.

Sedang tersangka Yanto berperan penjual sepeda motor Honda PCX, milik korban yang dibawa kabur pelaku.

Selain menyita sepeda motor Honda PCX, penyidik juga menyita baju korban bekas darah dan sebuah palu kecil dengan gagang kayu, yang diduga digunakan untuk membunuh Amir.

Palu itu, ditemukan petugas di selokan sekitar 100 meter, sebelah selatan TKP, sebelum ketiga tersangka ditangkap.

Motifnya, korban punya utang kepada tersangka Mirza sebesar Rp 2,5 juta untuk sisa pembayaran pembuatan pagar di teras lantai dua rumah baru korban.

Halaman
123
Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved