Kasus Lawas Pembunuhan Pria Talango Baru Terungkap: Takut Disantet, Pelaku Sewa Pembunuh

Kasus penembakan terhadap Ibnu Hajar, (49) warga Dusun Beringinan Desa Cabbiya, Kecamatan Talango di tahun 2018 baru terungkap tahun 2019 ini.

Kasus Lawas Pembunuhan Pria Talango Baru Terungkap: Takut Disantet, Pelaku Sewa Pembunuh
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Kasus penembakan terhadap Ibnu Hajar, (49) warga Dusun Beringinan Desa Cabbiya, Kecamatan Talango di tahun 2018 terungkap.

Pada April 2018 lalu, Ibnu Hajar ditembak orang tak dikenal saat mengirim beras ke panti asuhan, di Dusun Beringinan, Desa Cabbiya, Kecamatan Talango Sumenep Madura.

"Ternyata pelakunya kebetulan satu Desa dengan korban (Ibnu Hajar), sudah direncanakan sebelumnya," kata AKP Tego S. Marwoto, Kasat Reskrim Polres Sumenep pada Rabu (31/7/2019).

Polres Sumenep sementara baru mengamankan dua pembunuh Ibnu Hajar.

(Kronologi Lengkap Pembunuhan Juragan Mebel Pamekasan, Korban Utang Pembuatan Pagar Rumah Baru)

Yakni MD (38) warga Desa Essang dan NO (41), keduanya tetangga korban sendiri. 

"Dua tersangka itu diamankan malam hari saat mereka berdua nonton kesenian tradisional (Lodrok) di wilayah Kecamatan Talango," ucap AKP Tego.

"Sedangkan untuk satu pelaku berinisial K masih buron, dan telah masuk daftar pencarian orang," tegasnya.

AKP Tego melanjutkan, tersangka MD dan NO berperan sebagai otak pelaku pembunuhan. Sementara K merupakan eksekutor.

Kedua tersangka melakukan pembunuhan karena menduga korban punya ilmu hitam yang digunakan menyantet orang tua tersangka NO.

"Akhirnya mereka mengundang orang pembunuh bayaran untuk membunuh korban dengan imbalan uang Rp 15 Juta," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved