Sudah Punya Lima Istri, Pria di Lumajang Tega Nodai Anak Kandungnya Selama 5 tahun

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang melakukan gelar perkara. Kasus itu menyeret nama SS (Sugeng Slamet) (44) warga

Sudah Punya Lima Istri, Pria di Lumajang Tega Nodai Anak Kandungnya Selama 5 tahun
istimewa
Pelaku pemerkosaan anak kandung sendiri kini ditahan di Polres Lumajang 

 TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Polres Lumajang menangani kasus perkosaan bapak terhadap anak kandung. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara polisi, perkosaan bapak terhadap anak itu sudah dilakukan sekitar 50 kali.

Hal itu diketahui setelah pihak Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang melakukan gelar perkara. Kasus itu menyeret nama SS (Sugeng Slamet) (44) warga Kecamatan Pronojiwo, Lumajang sebagai tersangka.

Perkosaan diduga dilakukan mencapai puluhan kali karena dia mengaku memerkosa sang anak sejak anak perempuannya berusia 16 tahun di tahun 2015. Kini anaknya sudah berusia 19 tahun.

Dari pengakuan korban, kelakuan bejat sang ayah pertama kali dilakukan tahun 2015 saat ia masih berumur 16 tahun.
Perkosaan itu baru terbongkar, Senin (29/7/2019) lalu. Kasus itu bisa dibongkar setelah korban berhasil kabur saat hendak diajak ke sebuah hotel di Lumajang. Dia melapor ke Polsek Senduro, Lumajang.

Kasus itu lantas ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Lumajang. Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan tindakan yang dilakukan oleh bapak kandung itu sungguh keterlaluan.

Pria Asal Sedati di Sidoarjo Hamili Anak Kandungnya Sendiri, Cabuli Anaknya Sejak 2017

Kakak Beradik Ini Kompak Curi Motor Pedagang di Pasar Blitar, Ambruk Ditembak Polisi Saat Diciduk

BREAKING NEWS : Terduga Pelaku Pembacokan Pasangan Diduga Selingkuh Ditangkap di Surabaya

“Orang tua bejat, sangat sangat tidak masuk akal, di mana ayah kandung tega menyetubuhi putri kandungnya hingga lebih dari lima puluh kali sejak tahun 2015,” ujar Arsal kepada Tribunjatim.com.

Arsal menegaskan pihaknya akan menangani kasus itu secara serius. Dia tidak menginginkan predator seksual berkeliaran di wilayah Lumajang.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran menambahkan, dalam pemeriksaan terhadap SS diketahui jika dia memiliki lima orang istri.

"Pelaku memiliki lima orang istri, dan empat orang di antaranya bekerja di luar negeri sebagai TKW," ujar Hasran.

SS terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar karena diketahui telah melanggar Pasal 81 UU RI No 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved