Wali Kota Mojokerto Sidak Pembuangan Air di Pusat Kota, Minta Pedagang Jaga Kebersihan di Sekitar

Wali Kota Mojokerto Sidak Pembuangan Air di Pusat Kota, Minta Pedagang Jaga Kebersihan di Sekitar.

Wali Kota Mojokerto Sidak Pembuangan Air di Pusat Kota, Minta Pedagang Jaga Kebersihan di Sekitar
TRIBUNJATIM.COM/FEBRIANTO RAMADANI
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, beserta jajaran Forkopimda kota Mojokerto, sedang melihat tumpukan sampah yang diangkut oleh dinas kebersihan kota Mojokerto, Rabu (31/7/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, beserta Wakil Wali Kota Mojokerto Ahmad Rizal Zakaria dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kota Mojokerto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di wilayah pusat Kota Mojokerto, Rabu pagi (31/7/2019).

Sidak kali ini memeriksa kondisi saluran sistem pembuangan air yang sedang dibersihkan oleh petugas kebersihan.

Asyiknya Meluncur Pakai Ban di Sungai Dusun Jabung Mojokerto, Pengunjung Dapat Bibit Buah Setelahnya

Wakil Bupati Mojokerto Tinjau Pelayanan Reformasi Birokrasi di Instansi Pemerintahan

Pemuda Mojokerto Punya Ide Kreatif Bikin Gapura Kemerdekaan RI, Pakai Batok Kelapa & Botol Plastik

Dimulai dari Jalan Benteng Pancasila, dan berakhir di perempatan lampu merah Jalan Mpu Nala. Dalam sidak tersebut, Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, menghimbau warga sekitar, terutama para pedagang, menjaga kebersihan lingkungan.

"Petugas penyapu jalanan dan petugas walet di kota Mojokerto jumlahnya 93 dan 79. Jumlah tersebut sudah mencukupi untuk membersihkan jalan dan sungai. Persoalannya adalah pengendalian terhadap area perdagangan di pusat Kota Mojokerto," jelas Ika Puspitasari, (31/7/2019).

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Wali Kota Mojokerto menginstruksikan satpol PP kota Mojokerto dengan memberikan pengawasan di sepanjang jalan pusat kota Mojokerto, terutama pada saat Car Free Day dan malam hari.

"Akan kami perkuat melalui alat Satpol PP, Towa, sebanyak 5 unit. Kami gunakan alat tersebut secara maksimal dan bertahap sebagai alat pengendalian pedagang dan pengunjung bahwa, car free day harus selesai jam 9," ungkap Ika Puspitasari.

Selain pada Car Free Day, Ning Ita juga menyampaikan sosialisasi tentang kebersihan lingkungan kepada pengunjung dan pedagang di pusat kota Mojokerto untuk menjaga kebersihan lingkungan bersama sama.

"Kami sosialisasikan dan sampaikan secara terus menerus kepada masyarakat dan pedagang kota Mojokerto. Selain itu, akan kami anggarkan tempat sampah lebih banyak lagi di Peraturan Anggaran Pemerintah Belanja Daerah (PABD)," jelas Ika.

Kendati sudah menyiapkan beberapa solusi, Wali Kota Mojokerto mengajak bersinergi antara pemerintahan kota Mojokerto dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan kota Mojokerto yang bersih dan sehat.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved