PDI Perjuangan Jatim Gelar Bimtek Anggota Legislatif Terpilih Pasca Penetapan KPU

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur rencananya akan menggelar bimbingan teknis (bimtek)

PDI Perjuangan Jatim Gelar Bimtek Anggota Legislatif Terpilih Pasca Penetapan KPU
bobby Koloway/surya
Kusnadi saat bersama pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim di Surabaya beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur rencananya akan menggelar bimbingan teknis (bimtek) untuk para kadernya yang terpilih di DPRD kabupaten/kota maupun provinsi. Bimtek tersebut dijadwalkan akan berlangsung pasca penetapan anggota dewan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Berdasarkan penjelasan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi, bimtek tersebut merupakan kegiatan rutin pihaknya.

"Untuk periode sebelumnya (2014-2019) berlangsung di Sidoarjo," kata Kusnadi kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (1/8/2019).

Saat ini, KPU Jatim dan beberapa KPU Kabupaten/Kota memang belum menetapkan Anggota dewan terpilih. Sebab, KPU masih menunggu putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) oleh gugatan beberapa partai di Mahkamah Konstitusi (MK) yang diputuskan pada 6-9 Agustus nanti.

Kusnadi menambahkan, bahwa bimtek partainya akan diisi dengan berbagai materi. Di antaranya, materi ideologi, kepartaian, serta tugas dan fungsi kedewawan.

Menurut Kusnadi, tidak semua anggota dewan terpilih menguasai sekaligus beberapa hal tersebut.

Persebaya Vs Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago Belum Pastikan Turunkan Boaz Solossa

Agung Hercules Meninggal Dunia, Ini Perjalanan Kariernya di Dunia Hiburan, Pernah Bintangi Saras 008

Sungai Kebonagung di Sukodono Berbusa, DLHK Sidoarjo Kerahkan Drone Cari Penyebabnya

"Anggota dewan terpilih merupakan kader partai yang berasal dari latar belakang beraneka ragam, bukan hanya politisi atau pun pejabat," katanya kepada Tribunjatim.com.

Kusnadi yang juga Anggota DPRD Jatim terpilih periode 2019-2024 ini menegaskan bahwa kader partai PDI Perjuangan harus bisa menerjemahkan tujuan partai. Utamanya dalam mengawal kepentingan masyarakat dan pemerintah pusat.

"Jangan sampai kader PDI Perjuangan justru tidak tahu apa fungsi dan ideologi partai. Ini yang harus dipahami setiap Dewan PDI Perjuangan terpilih," katanya kepada Tribunjatim.com.

Bukan hanya bagi Anggota DPRD, PDI Perjuangan juga memberikan pendidikan politik bagi para calon kepala daerah. "Kalau untuk kepala daerah lebih lama, bisa sekitar dua minggu," kata Kusnadi yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

Soal format kegiatan, Kusnadi menyebut pihaknya masih melakukan pembahasan.

"Bisa dalam bentuk sekolah politik atau melalui bimtek. Kami punya sekolah partai yang ada di Kota Batu," kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim dua periode ini.

Berdasarkan hasil pemilu 2019, PDI Perjuangan mengalami peningkatan kursi cukup drastis. Di DPRD Jatim, PDI Perjuangan mengamankan 27 kursi dari 120 kursi DPRD Jatim atau naik 7 kursi dibandingkan periode 2014-2019.

Jumlah tersebut menggeser PKB yang berada di peringkat kedua yang mendapatkan 25 kursi. Bukan hanya itu, PDI Perjuangan juga berhak mendapatkan Kursi Ketua DPRD Jatim. (bob/Tribunjatim.com)

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved