Bahayanya Pakai Parfum Eceran, Dinas Kesehatan Tulungagung: Bisa Bersifat Racun

Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung tengah gencar melakukan sosialisasi kepada para penjual parfum. terutama parfum eceran

Bahayanya Pakai Parfum Eceran, Dinas Kesehatan Tulungagung: Bisa Bersifat Racun
net
Ilustrasi Parfum Eceran 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung tengah gencar melakukan sosialisasi kepada para penjual parfum.

Menurut Dinas Kesehatan, banyak di antara pedagang parfum khususnya eceran, yang tidak paham aspek kesehatan dan hukum dari aktivitas dagang mereka.

“Sebelumnya kami sudah pernah mengumpulkan sekitar 50 penjual parfum. Kami jelaskan soal legalitasnya,” terang Kasi Farmasi dan Perbekalan Dinas Kesehatan Tulungagung, Masduki, Jumat (2/8/2019).

Masduki menjelaskan, kosmetik termasuk dalam sediaan farmasi.

(Nella Kharisma-Via Vallen Tak Hadir Sidang Kasus Kosmetik Ilegal, Kuasa Hukum Terdakwa: Rugikan Kami)

Yang dimaksud kosmetik adalah sediaan atau campuran bahan untuk bagian luar tubuh dalam rangka membersihkan, mewangikan, dan mengubah penampilan.

Parfum masuk katergori mewangikan.

Syarat kosmetik dalam Undang-undang 36 tahun 2009 tentang kesehatan, sebelum diedarkan harus mendapat izin edar.

Dengan ketentuan ini, maka penjual parfum tidak boleh mengemas ulang dan memasarkan parfumnya.

Sebab kegiatan mengemas ulang dan memasarkan sudah termasuk kategori produksi.

“Produksi adalah kegiatan yang dimulai persiapan, mengolah, mencampur dan mengemas. Penjual parfum eceran tidak boleh melakukan ini,” tegas Masduki.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved