Kebakaran Gunung Arjuna, BNPB Baru Jatuhkan Bom Air Besok, Cari Koordinat Dulu

Proses pemadaman api yang membakar lereng Gunung Arjuna, Malang masih terus dilakukan hingga Jumat (2/8/2019)

Kebakaran Gunung Arjuna, BNPB Baru Jatuhkan Bom Air Besok, Cari Koordinat Dulu
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Petugas saat melakukan evakuasi para pendaki pasca Gunung Arjuna dilanda kebakaran, Senin (29/7). 

Laporan Wartawan TribunJatim, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Proses pemadaman api yang membakar lereng Gunung Arjuna, Malang masih terus dilakukan.

Rencana menjatuhkan bom air alias Water Bombing menggunakan helikopter baru akan dilaksanakan sabtu (3/8/2019) besok. 

Saat ini, helikopter jenis MI 8 itu sedang diterbangkan dari Palangkaraya menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang.

"Nanti sore diperkirakan helikopter sudah mendarat di Lanud Abdurachman Saleh," tutur Kepala Bidang Humas BNPB, Rita Rosita, Jumat (2/8/2019).

(Kebakaran Gunung Arjuna Belum Selesai, Helikopter BNPB Akan Jatuhkan Bom Air)

Sekretaris BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setiono mengatakan dirinya perlu berkonsultasi dengan kru helikopter sebelum water bombing dilakukan.

Konsultasi tersebut meliputi penentuan titik koordinat pendaratan serta sumber air yang dipilih untuk memadamkan api.

"Nanti setelah konsultasi, baru bisa tahu butuh air berapa dan mendaratnya di mana," tutur Bagyo kepada TribunJatim.com.

Menurut Bagyo, sumber air terdekat dari titik api paling dekat berada di Waduk Selorejo, Kecamatan Ngantang, Malang.

"Kalau sumber air paling dekat ya di Waduk Selorejo. Tapi pastinya di mana ambil airnya, tunggu nanti hasil konsultasi," ujarnya.

Berdasarkan laporan BPBD Kota Batu, area kebakaran hutan di Gunung Arjuna meluas hingga 300 hektar.

Titik api muncul sejak Senin (29/7) pukul 20.00 WIB dan berada di kemiringan 60 derajat dengan medan sulit dijangkau.

(Hutan Gunung Welirang di Gunung Arjuno Berhasil Dipadamkan, 9,5 Hektar Habis Terbakar)

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved