Jatim Akan Kembangkan Kawasan Industri 35 Ribu Hektare Buat Tarik Investor, Ini Daftar Wilayahnya

Pemprov Jatim mencatat akan ada pengembangan kawasan industri seluas 31.784,78 hektar di sejumlah daerah di Jawa Timur

STRAITS TIMES
Batamindo Industrial Park di Kota Batam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemprov Jatim mencatat akan ada pengembangan kawasan industri seluas 31.784,78 hektar di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Jawa Timur, Drajat Irawan mengatakan, beberapa pengembangan kawasan industri itu dilakukan di kawasan industri yang sudah ada.

"Pengembangannya sekitar 30-35 ribu hektare ke depan. Harapan kami kawasan yang akan dikembangkan, mudah-mudahan segera terwujud," ujar Drajat, Sabtu (3/8/2019).

Tingkatkan Branding Perusahaan, PT Starmas Inti Aluminium Industri Aktif Ikuti Gelaran Decorintex

Drajat menjelaskan, beberapa daerah tempat pengembangan kawasan industri tersebut antara lain Banyuwangi seluas 1.378,64 hektar, lalu Jombang 800 hektar.

Tuban yang merupakan ekspansi dari PT Kawasan Industri Gresik seluas 300 hektar, serta Gresik di kawasan industri Agro 4.300 hektar dan di kawasan industri salt lake PT Garam 258 hektar.

Kemudian di Lamongan empat ribu hektar, Bangkalan 10 ribu hektar, Kabupaten Madiun di kawasan industri Mejayan 431,14 hektar, Kabupaten Mojokerto 10 ribu hektar, dan Sidoarjo di kawasan Rangkah Industrial Estate atau SiRiE seluas 200 hektar.

Jatim Targetkan Kurangi Timbunan Sampah Plastik, Surat Imbauan Bebas Kemasan Plastik Pun Diedarkan

Drajat menjelaskan, pengembangan wilayah industri lebih banyak di kawasan industri yang sudah ada, karena tidak perlu mengurus ulang instalasi listrik, air, maupun instalasi pengolahan air limbah (IPAL), termasuk seluruh perizinan yang sudah terpadu.

Dengan berkembangnya kawasan industri ini, Drajat juga berharap akan semakin menarik investor ke Jawa Timur, karena kepastian berusaha akan lebih bagus di daerah kawasan industri.

"Semakin banyak kawasan industri, maka daya saing investasi Jatim makin bagus. Makanya kawasan yang sudah jadi tetap perlu didorong fasilitasnya," kata Drajat.

Pakar Ekonomi Nasional Sebut Indonesia Berpotensi Hadapi Krisis, Singgung Soal Industri Manufaktur

Hingga saat ini luasan total kawasan industri yang ada di Jawa Timur seluas lima ribu hektar.

Di antaranya milik PT Java Integrated Industrial Ports Estate seluas 2.933 hektar, PT Maspion Industrial Estate 341,5 hektar, PT Kawasan Industrial Gresik 140 hektar, dan PT Surabaya Industrial Rungkut 245 hektar.

Lalu PT Sidoarjo Industrial Real Estate Berbek 87 hektar, PT Ngoro Industrial Park 450 hektar, PT Pasuruan Industrial Estate Rembang 543 hektar, dan Safe N Lock Eco Industrial Park seluas 307 hektar. 

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved