Upaya Pencegahan Kanker ala Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Perbanyak Taman dan Sistem Drainase

Sebagai tuan rumah The 13th Asia-Pacific Hospice and Palliative Care Conference (APHC), Kota Surabaya dianggap mumpuni dalam menangani pasien paliatif

Upaya Pencegahan Kanker ala Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Perbanyak Taman dan Sistem Drainase
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
View Patung Suroboyo tambah indah dengan adanya air mancur warna-warni setelah diresmikan oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, di komplek Taman Suroboyo kawasan Bulak, Kenjeran, Rabu (29/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebagai tuan rumah The 13th Asia-Pacific Hospice and Palliative Care Conference (APHC), Kota Surabaya dianggap mumpuni dalam menangani pasien paliatif.

Acara tersebut digelar di Grand City Surabaya pada 1-4 Agustus 2019.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, Surabaya sudah memiliki program pelayanan paliatif yang terdiri dari dokter, praktisi medis, Lembaga Sosial Masyarakat (LSM), komunitas, sektor swasta, dan jajaran Pemkot Surabaya.

Di level masyarakat, pemkot memiliki 315 kader paliatif di 63 kelurahan.

Belajar Tata Kota, Puluhan Mahasiswa ITB Temui Wali Kota Surabaya Risma

Saksikan Laga Persebaya Vs Persipura Jayapura, David da Silva Sudah Tak Sabar Ingin Bela Bajul Ijo

"Mereka tidak hanya membantu mengurangi rasa sakit pasien kanker, tapi juga membantu masalah keuangan mereka. Kami juga menyediakan makanan tambahan gratis serta layanan perawatan di rumah (Hospice Home Care), bekerja sama dengan rumah sakit umum di Surabaya," jelas Tri Rismaharini, Jumat (2/8/2019).

Sedangkan untuk mencegah dan mengurangi terjadinya kanker, Tri Rismaharini meningkatkan kualitas lingkungan di kotanya.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat hadiri The 13th Asia-Pacific Hospice and Palliative Care Conference (APHC), di Grand City Surabaya, Jumat (2/8/2019).
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat hadiri The 13th Asia-Pacific Hospice and Palliative Care Conference (APHC), di Grand City Surabaya, Jumat (2/8/2019). (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM)

Upaya yang dilakukan, yakni meningkatkan kualitas udara, menanam pohon dan memperbanyak ruang terbuka hijau (RTH).

“Kemudian membangun lebih dari 450 taman meningkatkan sistem drainase dan kualitas sanitasi, terutama di daerah padat penduduk. Itu bertujuan untuk mengurangi dampak kerusakan lapisan ozon di bumi,” ujarnya.

Surabaya Gelar Workshop Fotografi, Peserta Terbaik Ikut Tri Rismaharini ke Jerman

Sejak Dibuka, Ratusan Pasien dan Keluarga Manfaatkan Rumah Singgah Banyuwangi di Surabaya

Ia melanjutkan, dari sekian banyak taman umum, ada satu taman yang didedikasikan khusus untuk pasien kanker, yakni Taman Paliatif.

Di taman tersebut, penderita sakit kanker yang menjalani perawatan paliatif secara teratur bertemu.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved