Kostum dari Terpal Bekas Budidaya Lele untuk Busana Trenggalek Pop Culture

Ratusan kostum berpenampakan wah ditampilkan dalam even Pop Culture di Kabupaten Trenggalek, Minggu (4/8/2019).

Kostum dari Terpal Bekas Budidaya Lele untuk Busana Trenggalek Pop Culture
AFLAHUL ABIDIN/SURYA
Kostum dari bahan bekas dalam Pop Culture di Kabupaten Trenggalek, Minggu (4/8/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK – Ratusan kostum berpenampakan wah ditampilkan dalam even Pop Culture di Kabupaten Trenggalek, Minggu (4/8/2019).

Dari sekian busana yang “aneh dan nyeleneh” yang dipertontonkan, ada beberapa kostum yang sengaja dibuat dari bahan plastik bekas.

Salah satunya, Rena Septiana, siswa kelas IX SMPN 2 Trenggalek. Ia menampilkan kostum sederhana berbentuk gaun warna biru berhias pernik putih.

“Ini kostum daur ulang,” kata Rena, usia mengikuti even itu kepada Tribunjatim.com.

Busana rena terbuat dari bahan terpal bekas tempat budidaya ikan lele yang sudah tidak dipakai. Kostum itu sudah dibikin sekitar tahun lalu dan dipakai dalam beberapa kali even yang berbeda.

Untuk hari itu, beberapa bagian dari kostum yang rusak diperbaiki dengan menempelkan pernak-pernik yang juga dari bahan bekas.

“Kalau pernak-perniknya ini dari sisa bungkus makanan ringan yang dibentuk-bentuk dan ditempel,” ungkap Rena kepada Tribunjatim.com.

Peserta lain yang menggunakan kostum dari bahan bekas adalah Ngesti Wahyu Mia Nirzani.

Masih Ada Apotek di Tulungagung Yang Menjual Obat Ilegal, Kebanyakan Obat Kuat

Tips Lepas Anak dari Ketergantungan Gadget, Arzeti Bilbina: Jangan Larang Anak Main di Luar

2 Pelari Surabaya Marathon 2019 Wafat, RSUD DR Soetomo Pertanyakan Aturan Kesehatan di Event

Siswa kelas VII itu mengenakan kostum gaun lengan pendek penuh lipatan.

Luaran gaun itu seratus persen terbuat dari plastik bungkus bekas minuman instan.

Pemilihan bungkus bekas itu, kata Ngesti, disesuaikan dengan warna yang akan dipakai di sisi luar kostum.

Misalnya, di kostum bagian tengah mengunakan bungkus minuman instan rasa jeruk yang memiliki warna kuning.
Sementara sisi atas leher gaun menggunakan platik bekas kopi instani berwarna hitam.

“Jadi memang tidak diwarnai. Ini disesuaikan saja dengan model warna yang ingin ditampilkan,” ujar dia.

Selain dua kostum itu, turut ditampilkan juga kostum-kostum lain dari bahan kertas bekas koran dan plastik-plastik bekas lain dengan aneka warna.

Pop Culture yang digelar dalam rangka Hari Jadi RI ke-74 dan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke-825 itu juga menyajikan mobil hias aneka bentuk yang diarak keliling wilayah tengah Kota Kabupaten Trenggalek. (aflahul abidin/Tribunjatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved