Rumah Bos Pisang Cavendish di Pasuruan Meledak, Garasi Mobil Hancur, Begini Kondisi Keluarga Korban

Suara ledakan mengagetkan warga Dusun Lodo, Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/8/2019) malam.

Rumah Bos Pisang Cavendish di Pasuruan Meledak, Garasi Mobil Hancur, Begini Kondisi Keluarga Korban
SURYA.CO.ID/GALIH LINTARTIKA
Suara ledakan mengagetkan warga Dusun Lodo, Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/8/2019) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Suara ledakan mengagetkan warga Dusun Lodo, Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/8/2019) malam.

Ledakan itu berasal dari rumah Ahmad Sidik (40). Yang bersangkutan dikenal sebagai bos pisang cavendish. Ia punya usaha olahan makanan yang berbahan dasar pisang cavendish tersebut.

Toyib (50), kakak kandung korban Sidik mengungkapkan, kejadian ini terjadi saat adiknya sedang duduk di ruang tamu bersama istrinya. Saat terjadi ledakan, adiknya sedang mengecas ponsel.

Bikin Kuat Saat Dorong Odong-Odong, 2 Pemuda Pasuruan Ini Mau Pesta Sabu, Keburu Diciduk Polisi

Ia menjelaskan, ledakan ini mrmbuat adiknya mengalami luka ringan. Kata dia, Sidik mengalami luka di bawah telinga kananya dan istrinya selamat.

"Rumah Sidik mengalami kerusakan parah dengan kondisi genteng yang berhamburan dan jendela di kanan dan kiri rumah serta garasi mobil hancur," jelasnya

Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung memasang police line dan membawa Sidik ke mapolsek Keboncandi Kabupaten Pasuruan untuk dimintai keterangan.

Honda CR-V Hantam Sapi yang Terjatuh dari Pikap di Tol Probolinggo-Pasuruan, Kondisi Mobil Ringsek

Kapolsek Keboncandi Polres Pasuruan Kota AKP Suprihatin mengatakan, dari pemeriksaan semnetara, dugaan kuat, ledakan itu bersumber dari alat pendingin pisang rakitan milik Sidiq.

Suprihatin memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sebab jarak ruang tamu dengan ruang penyimpanan mesin pendingin pisang itu, berjarak kurang lebih 5 meter.

"Dugaan sementara, alat itu meledak karena adanya tekanan dari dalam alat tersebut. Tapi untuk memastikan penyebabnya, kami masih melakukan penyelidikan," beber Suprihatin.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved