Desainer Sebut Busana Adat Modern Jadi Jembatan Keinginan Anak & Orang Tua dalam Resepsi Pernikahan

Catherine Wong, founder Anantara Label mengatakan, dalam resepsi pernikahan, konsep biasanya tidak hanya dipikirkan oleh calon mempelai.

Desainer Sebut Busana Adat Modern Jadi Jembatan Keinginan Anak & Orang Tua dalam Resepsi Pernikahan
SURYA.CO.ID/AHMAD ZAIMUL HAQ
Fashion Show Lintas Budaya by Anantara Label di JW Marriott, Minggu (4/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Catherine Wong, founder Anantara Label mengatakan, dalam resepsi pernikahan, konsep biasanya tidak hanya dipikirkan oleh calon mempelai. Keluarga dan orangtua pun turut andil di dalamnya.

Busana pernikahan biasanya menjadi sesuatu yang didiskusikan panjang, orangtua menginkan resepsi berbusana adat. Sementara calon mempelai lebih ingin mengenakan yang modern.

"Nah adanya busana resepsi berkonsep adat modern ini, tujuannya supaya keinginan calon mempelai dan orangtua bisa nyambung. Calon mempelai pun pakainya bukan karena terpaksa, sebab walau adat, tapi looks modern," papar Catherine.

Fashion Show Lintas Budaya by Anantara Label di JW Marriott, Minggu (4/8/2019)
Fashion Show Lintas Budaya by Anantara Label di JW Marriott, Minggu (4/8/2019) (SURYA.CO.ID/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Fashion Kids Arcade 2019, Ciputra World Surabaya Tantang Anak-anak Jadi Fashion Stylist

Anantara Label sendiri, ujar Catherine, mulai mendesain busana adat modern sejak 2011 lalu. Menurutnya, kini busana resepsi adat modern sudah semakin digemari.

"Malah busana-busana adat yang pakem juga sedang banyak digemari sekarang," tukasnya.

Proses moderniasi busana adat yang dilakukan Anantara Label adalah mengombinasi motif dan siluet modern dengan pakem busana adat daerah.

Mahasiswa Universitas Ciputra Wujudkan Pelestarian Budaya Panji dalam Fashion Kekinian

Menuju ke tahun 2020, Anantara Label mengaku sudah mulai meninggalkan motif bunga, akar, dan gunung-gunungan. Kini, ia lebih banyak menggunakan motif geometeis sebagai detail busananya.

"Karena trend, khususnya motif dan siluet busana ini kan terus berkembang ya. Nah kami ingin memulai terobosan baru dengan motif geometris, percikan-percikan, gitu," ujar desainer asli Surabaya itu.

Bukan berarti meninggalkan sepenuhnya, imbuh Catherine, pada beberapa busana juga masih diselipkan motif bunga. Namun tidak dijadikan sebagai motif yang dominan.

Dari segi warna, lanjut Catherine, tidak ada yang mendominasi dalam trend tahun ini. Warna-warna gold, silver, dan perak disebutnya punya penggemar yang seimbang.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved