Komitmen Terhadap NU Masuk dalam Komponen Penilaian Calon Ketua Fraksi PKB di DPRD Jatim

Pemilihan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk tingkat provinsi belum dilaksanakan. Mekanisme pemilihan tersebut masih menunggu petunjuk

Komitmen Terhadap NU Masuk dalam Komponen Penilaian Calon Ketua Fraksi PKB di DPRD Jatim
bobby Koloway/surya
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar saat bersama Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim KH Marzuki Mustamar saat berada di Surabaya, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemilihan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk tingkat provinsi belum dilaksanakan. Mekanisme pemilihan tersebut masih menunggu petunjuk dan teknis dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

"Untuk pemilihan Ketua Fraksi di DPRD Provinsi menjadi ranah DPP. Untuk sistemnya menunggu arahan DPP," kata Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim, Fauzan Fuadi kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (4/8/2019).

Sama halnya dengan sistem di DPW Jatim, Fauzan menyebut DPP PKB juga berpotensi akan melibatkan Nahdlatul Ulama (NU) dalam proses seleksi tersebut. Sebab, PKB memiliki aturan untuk melibatkan NU di beberapa proses politik partai.

"Hampir pasti melibatkan NU. Seperti halnya peraturan di PKB," katanya kepada Tribunjatim.com.

Menurut Fauzan, pengetahuan dan komitmen kepada NU menjadi satu di antara komponen penilaian seleksi Ketua Fraksi. "Hal ini diakumulasikan dengan berbagai aspek penilaian lain," kata Fauzan yang juga Anggota DPRD Jatim terpilih periode 2019-2024 ini.

Di DPRD Jatim, PKB meraih 25 kursi dari total 120 kursi dewan. Dengan perolehan sebanyak itu, PKB berada di peringkat kedua perolehan kursi terbanyak dan berhak mendapatkan Kursi pimpinan dewan hingga komisi.

Sebelumnya, PKB mulai menyeleksi jajaran Ketua Fraksi untuk DPRD di 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Di dalam proses seleksi tersebut, PKB melibatkan langsung jajaran pengurus Nahdlatul Ulama (NU).

Berlangsung dua hari, Sabtu-Minggu (3-4/8/2019), acara bertajuk uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) ini dipusatkan di salah satu hotel di Surabaya.

Di antara jajaran PKB Jatim yang turut hadir adalah Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Thoriqul Haq, hingga beberapa pengurus lain. Turut hadir pula jajaran DPP, di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, Faisol Reza, Sekretaris Fraksi PKB di DPR RI, Cucun Syamsul Rizal, dan beberapa elit lainnya.

Puteri Indonesia 2019 Frederika Alexis Cull Tampil di JFC-18

Galih Ginanjar Bawa-bawa Almarhum A Rafiq saat Minta Maaf, Kakak Ipar Fairuz Ungkap Kekesalannya

Donna Harun Menikah Lagi, Ricky Harun Buka-bukaan Tentang Sosok Ayah Barunya: Alhamdulillah Baik

Laka Maut, Pengendara Motor Honda Ulung Tewas Terlindas Truk Tangki Pasca Jatuh Diserempat Truk Boks

Sementara dari pengurus PWNU, hadir beberapa pengurus PWNU Jatim. Di antaranya, Sekretaris PWNU Jatim, Prof Akh Muzakki, Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Salam Shohib (Gus Salam), Wakil Ketua PWNU Jatim, Prof Abd A'la, dan beberapa pengurus lainnya.

Tiap kabupaten/kota mengirimkan tiga calon Ketua Fraksi. Ketiga fraksi tersebut dikirim atas berbagai pertimbangan, mulai dari perolehan suara di pemilu, jabatan struktural partai, hingga pengalaman kedewawan.

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPW PKB Jawa Timur, Fauzan Fuadi menjelaskan bahwa keterlibatan NU di dalam seleksi tersebut merupakan bentuk penghargaan PKB kepada NU. "Ini menjadi bukti khidmat PKB kepada NU," kata Fauzan kepada Tribunjatim.com. (bob/Tribunjatim.com)

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved