Jemaah Haji Asal Kota Batu Meninggal di Mekkah, Sempat Video Call dan Mengeluh Sakit Kepala

Jemaah haji asal Kota Batu meninggal di Mekkah, sempat video call dan mengeluh sakit kepala

Jemaah Haji Asal Kota Batu Meninggal di Mekkah, Sempat Video Call dan Mengeluh Sakit Kepala
SURYAMALANG.COM/BENNI INDO
Sejumlah warga datang melayat ke kediaman Umi, keluarga jamaah asal Kota Batu yang meninggal dunia, Selasa (6/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Sebelum tanggal 31 Juli 2019, Viga Ristika (21) dan adik-adiknya intensif bertukar informasi melalui video call dengan ibunya, Umi Kurniawati (42).

Dalam video itu, Umi yang tengah menunaikan ibadah haji menunjukkan kepada anaknya gambar Ka’bah. Namun siapa menyangka, ternyata itu adalah komunikasi terakhir tatap muka Viga dengan ibunya yang tengah haji.

Setelah tanggal 31 Juli 2019, Viga kesulitan menghubungi ibunya. Ia hanya bisa berkomuniasi dengan kerabat satu kamar ibunya. Sampai akhirnya, pada Senin (5/8/2019) sekitar pukul 12.30 wib, Viga mendapatkan kabar kalau ibunya meninggal.

Pro Pengusaha, Tarif Tol Pandaan-Malang Dibagi Tiga Golongan untuk Percepatan Ekonomi Malang Raya

Sebuah pesan pendek dari Arab Saudi mengabarkan kalau kondisi Umi sudah meninggal. Pesan pendek dari teman satu kloter itu menjelaskan, sebelum meninggal, Umi sempat mengeluh sakit kepala.

Berdasarkan pesan pendek yang diterima, diketahui mulanya Umi kena flu sekitar tiga hari. Lalu tidak enak makan, dan minum obat. Flunya mulai membaik, namun pusingnya tidak hilang-hilang.

Malamnya sempat kejang-kejang. Lalu diperiksa tekanan darahnya normal. Esok harinya, sekitar pukul 14.00 waktu Arab Saudi, kejang-kejang lagi dan tensi darahnya tinggi. Pukul 17.00 waktu Arab Saudi, Umi dibawa ke Rumah Sakit.

Tak lama kemudian, Umi menghembuskan nafas terakhirnya. Kabar duka itu tentu saja mengagetkan Viga dan keluarga yang lain. Terutama ayah dan adik-adiknya.

Batal Berangkat Haji, Ini Kesaksian CJH yang Ditipu Oknum Seusai Lapor ke Polda: Saya Sampai Takut

Saat dijumapi di rumah duka di RT 2 RW 4 Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Viga mengatakan kalau ibunya berangkat dalam keadaan sehat. Umi berangkat dengan orangtuanya. Justru kondisi orangtua Umi yang dikhawatirkan Viga karena sudah tua dan sakit seperti asam urat.

“Nenek saya pakai kursi roda berangkat haji,” ujar Viga, Selasa (6/8/2019).

Dijelaskan Viga, keluarganya tidak mendapatkan informasi dari pemerintah Indonesia. Ia hanya mendapat kabar dari rekan satu kloter dan satu kamar dengan Umi. Namun pada Selasa siang, para pejabat Kemenag Kota Batu datang untuk takziah ke rumah duka.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved