Pakai Baju Teknisi, 3 Pria Nekat Curi Baterai Menara Telekomunikasi, Diciduk Polisi di Rumah Kos

Pakai Baju Teknisi, 3 Pria Nekat Curi Baterai Menara Telekomunikasi, Diciduk Polisi di Rumah Kos di Mojokerto.

Pakai Baju Teknisi, 3 Pria Nekat Curi Baterai Menara Telekomunikasi, Diciduk Polisi di Rumah Kos
TRIBUNJATIM.COM/FEBRIANTO RAMADANI
Akbp Setyo Koes Heriyatno (tengah) bersama jajaran anggota satreskrim polres mojokerto menunjukkan sejumlah peralatan yang digunakan tersangka untuk mencuri baterai tower, Selasa (6/8/2019) 

Pakai Baju Teknisi, 3 Pria Nekat Curi Baterai Menara Telekomunikasi, Diciduk Polisi di Rumah Kos

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Jajaran anggota Satreskrim Polres Mojokerto meringkus tiga pelaku pencurian baterai menara telekomunikasi dari perusahaan penyedia jaringan ternama di Indonesia.

Ketiga pelaku terdiri dari Zainal Abidin alias Om Jay (48), warga kecamatan Sedati, kabupaten Sidoarjo, Muhammad Sukarnanto alias Tole (32), warga kecamatan wiyung, kota Surabaya, dan Eko Budiono (44), warga kecamatan Krian, kabupaten Sidoarjo.

Sopir Hilang Kendali, Truk Hantam Mobil, Motor dan Depot Makanan Hingga Hancur di Mojokerto

Kecelakaan Maut di Trowulan Mojokerto, Tiga Kendaraan Bertabrakan, Seorang Tewas

Ratusan Bonek Mojokerto Antusias Ikuti Ngobrol Bareng Rendi Irwan Pemain Persebaya

Ketiga pelaku tersebut merupakan teknisi menara di salah satu perusahaan kontraktor ternama.

Dalam pres rilis di Polres Mojokerto, Selasa (6/8/2019), Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno, mengatakan, ketiga pelaku ditangkap di salah satu rumah kos milik tersangka pada (27/7/2019) sekitar pukul 20.00 Wib.

"Modus yang dilakukan adalah pelaku mengenakan baju teknisi pada umumnya. Sehingga dalam melakukan aksinya, ketiga pelaku tidak dicurigai oleh masyarakat sebagai pencuri baterai tower," kata AKBP Setyo Koes Heriyatno, Selasa (6/8/2019).

AKBP Setyo menambahkan, ketiga pelaku kemudian merusak gembok pagar dengan menggunakan obeng. Setelah itu pelaku juga merusak kotak tempat penyimpanan baterai pada menara telekomunikasi dengan kunci pas.

"Sebelum pelaku membuka tempat baterai, terlebih dahulu mematikan alarm dengan di solasi supaya alarm tidak berbunyi," imbuh AKBP Setyo.

Dari tangan tersangka, polisi menyita satu set perlengkapan teknisi seperti tang, kunci pas, helm pengaman, tali safety dan lain sejenisnya untuk merusak dan melepas baterai menara telekomunikasi.

Ketiga pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved