Pemkab Malang Larang Penjual Dagangkan Hewan Kurban Betina Produktif, Diancam Pidana Bui 3 Tahun

Pemkab Malang Larang Penjual Dagangkan Hewan Kurban Betina Produktif, Diancam Pidana Bui 3 Tahun.

Pemkab Malang Larang Penjual Dagangkan Hewan Kurban Betina Produktif, Diancam Pidana Bui 3 Tahun
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Potret hewan ternak sapi di Pasar Hewan Singosari, Kabupaten Malang 

Pemkab Malang Larang Penjual Dagangkan Hewan Kurban Betina Produktif, Diancam Pidana Bui 3 Tahun

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang melarang penjual hewan kurban menjual sapi, kambing, maupun kerbau betina yang dianggap masih produktif.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Nurcahyo meneranglan, hal tersebut diatur dalam regulasi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan pasal 18 ayat (4).

Dinas Perhubungan Kota Malang Berencana Pasang ATCS di Sejumlah Titik untuk Urai Kemacetan

Tukang Kayu dan Petani Tebu di Malang Kompak Konsumsi Sabu, Berdalih untuk Penambah Semangat Kerja

"Di dalamnya mengatur sanksi pidana kurungan bagi orang yang menyembelih ternak ruminansia besar betina produktif paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun," ujar Nurcahyo ketika dikonfirmasi, Rabu (7/8/2019).

Nurcahyo menegaskan sudah memberi tahu petugasnya di lapangan untuk mensosialisasikan hal tersebut.

"Sudah kami sosialisasikan," urainya.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved