SMPIT At Taqwa Sambut Hari Kemerdekaan dengan Lomba Kreasi Tumpeng Bhineka Tunggal Ika di PTC

Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, SMPIT At Taqwa bekerja mengadakan lomba kreasi tumpeng bertema Bhineka Tunggal Ika.

SMPIT At Taqwa Sambut Hari Kemerdekaan dengan Lomba Kreasi Tumpeng Bhineka Tunggal Ika di PTC
TRIBUNJATIM.COM/HEFTY SUUD
Aksi Zain(dua dari kiri) dan anggota timnya mengkreasikan tumpeng berdekorasi panjant pinang, Rabu (7/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, SMPIT At Taqwa bekerja mengadakan lomba kreasi tumpeng bertema Bhineka Tunggal Ika.

Bertempat di area Colorful Indonesia yang berada di Atrium LG Pakuwon Trade Center (PTC), siswa sekolah dasar dari Surabaya, Gresik dan Sidoarjo mengikuti perlombaan tersebut, Rabu (7/8/2019).

"Masing-masing tim terdiri dari lima siswa dan satu guru pendamping," ujar Isya Wahyudi, Waka Kesiswaan dan Humas SMPIT At Taqwa.

Simak Cerita Pengalaman Angkatan Pertama Apple Developer Academy di Universitas Ciputra Surabaya

Para siswa tampak menghias tumpeng dengan menancapkan tulisa Dirgahayu ke-74 RI, bendera merah putih, juga ada dekorasi berupa karakter berbusana adat dari beberapa daerah di Indonesia.

Salah satu tim peserta dari SDIT At Taqwa, tampak menghias tumpengnya dengan dekorasi panjat pinang yang terbuat dari tusuk sate dan sedotan.

"Karena kan ini mendekati momen 17 Agustus, nah salah satu lomba 17an yang menurutku paling seru itu panjat pinang. Jadi itu kami jadikan dekorasi," ujar Zain, salah satu anggota tim tersebut.

Dalam tim tersebut, zain bekerjasama dengan Akmal, Alung, Praya, dan Radit. Kelima siswa kelas 6 SD itu mengaku sama-sama suka menonton perlombaan panjat pinang.

Apple Developer Academy Surabaya Resmi Dibuka, Generasi Muda Didorong Jadi Enterpreneur Digital

Walhasil, dekorasi panjat pinang yang mereka buat sangat detail. Hadiah-hadiah yang biasanya ada pada perlombaan tersebut pun mereka hadirkan dengan bantuan gambar dan benang jahit.

Kreasi tumpeng buatan Zain dkk itu berhasil menyabet juara ketiga.

"Ini pertama kali ikut. Susahnya, kami harus mengiris lombok, mentimun, itu susah banget," tambah Akmal.

Isya pun menambahkan, perlombaan kreasi tumpeng itu memang sengaja diadakan untuk mengenalkan anak-anak dengan budaya nusantara, serta mengasah kreatifitasnya.

"Biasanya kan tumpeng itu identik dengan Jawa dan acara-acara tertentu ya. Nah kali ini kami jadikan lomba untuk anak-anak, supaya mereka tahu kalau mengkreasikan tumpeng itu seru dan mereka bisa menuangkan kreatifitas juga di sana," papar Isya.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved