ULT PSAI Akan Kembalikan Tiga Anak Korban Trafficking ke Bangku Sekolah

Unit Layanan Terpadu Pendampingan Sosial Anak integratif (ULT PSAI) Tulungagung mendampingi tiga anak korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO)

ULT PSAI Akan Kembalikan Tiga Anak Korban Trafficking ke Bangku Sekolah
david yohanes/surya
Barang bukti trafficking yang melibatkan dua emak-emak, Sri Lestari (35) dan Sri Utami (30). di Tulungagung 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Unit Layanan Terpadu Pendampingan Sosial Anak integratif (ULT PSAI) Tulungagung mendampingi tiga anak korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau trafficking.

Pendampingan dilakukan saat perkara mulai bergulir di kepolisian hingga putusan, bahkan setelah perkara diputus.

Tiga korban tersebut adalah NA (14), APM (16) dan WA (15), semuanya warga Tulungagung.

Koordinator ULT PSAI Tulungagung, Sunarto mengatakan, tiga korban termasuk anak berhadapan dengan hukum (ABH).

“Karena mereka adalah anak-anak yang sedang berhadapan dengan hukum, maka ULT PSAI akan mendampingi sampai tuntas,” ujar Sunarto kepada Tribunjatim.com.

Sebelumnya ke tiga korban sudah mendapat dampingan psikolog dari Program Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).

Hasilnya, tidak ada trauma mendalam yang dialami para korban.

Sripeni Tertunduk saat Disemprot Soal Listrik, JJ Rizal: PLN Institusi Negara, Masa Ngajarin Ikhlas?

Gala Dinner Senator DPD-RI di Surabaya, Dukungan ke La Nyalla Menguat

Pembunuh Ibu Kandung Asal Gresik Dituntut 12 Tahun Penjara

ULT PSAI akan melakukan pendampingan secara luas, termasuk kepada keluarga korban.

“Dari assesmen awal, ada ketidakharmonisan antara anak dan orang tua,” sambung Sunarto kepada Tribunjatim.com.

ULT PSAI menyimpulkan, ada kesalahan pada pola pengasuhan orang tua.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved